bencana alam l Foto Ilusttasi

INFOWONOGIRI.COM-KISMANTORO-Dua orang anggota keluarga, terdiri dari paman dan keponakan dirawat di RS Aisiah Ponorogo Jawa Timur. Keduanya menderita sakit pada punggung dan pundaknya akibat tertimpa rumahnya yang roboh disebabkan bencana alam tanah tebing longsor.

Kedua orang tersebut adalah Jukik (65) dan Ana Septiana (30) keduanya tinggal se-rumah di Dusun Plumutan RT 04 RW 06 Desa Miri Kecamatan Kismantoro.

Mantan Kades Miri, Anton Umbang Priatmoko melaporkan, bencana alam tanah tebing longsor terjadi pukul 22.00 WIB Sabtu (24/1). Tebing yang longsor menimpa rumah Slamet (35) suami Ana Septiana. Posisi tebing berada di atas lebih tinggi di sisi barat rumahnya. Tebing tersebut juga dikelilingi sawah.

“Talud yang digunakan untuk membentengi tebing tersebut runtuh karena terdesak air sehingga longsor. Material longsoran menimpa rumah,” kata Anton. Rumah Slamet baru dibangun belum ada sebulan, berbentuk rumah jawa semi permanen. Malam itu roboh menimpa keluarganya. Saat bencana alam terjadi, posisi Ana dan pamannya sedang di rumah. Sedangkan Slamet selamat dari bencana, karena malam itu sedang mengalihkan saluran air agar tidak terjadi longsor.

Terpisah Camat Kismantoro Djoko Purwidyatmo menambahkan, bencana alam tanah longsor diawali hujan deras di wilayah setempat.

Akibat bencana alam itu, pemiliknya mengalami kerugian sekira Rp.25 juta. “Tidak ada korban jiwa, hanya dua orang masuk rumah sakit karena tertimpa rumah roboh,” kata Camat Kismantoro. (baguss)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan