INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Pasca kegiatan Care Free Sunday (CFS) setiap hari Minggu di Jl Protokol Wonogiri Kota, meninggalkan sampah-sampah di sepanjang Jl Jendral Sudirman, Wonogiri Kota.
Ketua Dewan Dakwah Indonesia Kabupaten Wonogiri dan Kasi Datun Kejari Wonogiri Djoni Samsuri menyayangkan dan merasa prihatin. “Saya merasa prihatin. Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan sangat rendah,” kata Abdullah. Padahal menurut Abdullah, mereka yang melaksakan CFS adalah warga terdidik. “Apalagi tadi kebetulan baru ada kegiatan salah satu toko swalayan,” katanya. Karena itu dia menyarankan agar pemerintah kabupaten Wonogiri menyediakan tempat sampah mobile (bergerak) di sekitar lokasi acara. Sehingga sampah cepat diangkut dibuang ke lokasi akhir.
Sosialisasi hidup bersih sehat dan indah kepada setiap pengunjung CFS dan para pedagang atau penyedia jasa layanan. Tentu harus dibuatkan aturan dan sanksinya juga. Jika melanggar maka harus tegas dikenai sanksi. “Kalau ada yang ketahuan buang sampah sembarangan, maka langsung dihukum di tempat. Dengan hukuman yang mendidik,” katanya.
Saran yang lain adalah, bagi lembaga yang menyelenggarakan a event, wajib ikut brertanggungjawab terhadap kebersihan dan keamanan. Minimal ada kontribusi untuk petugas kebersihan lapangan. “Apalagi tukang sapu, rata rata honornya masih rendah,” harapnya.
Sementara itu, Kasi Datun Djoni Samsuri, melihat pelaksanaan CFS belum berjalan sebagaimana maksud dan tujuannya. Menurutnya CFS Wonogiri harus ditinjau ulang dari fungsi dan tujuannya. Hematnya, di beberapa kabupaten/kota lain, CFS atau CFD bertujuan untuk kegiatan olahraga, sosial yang terbebas dari asap kendaraan bermotor, sampah kotor, asap rokok dan hal-hal yang bertentangan dengan polusi.
“Saya itu mau jalan-jalan dan olahraga sama istri di CFS, tapi isinya orang jajan, rokokan seperti di pasar tradisional, atau seperti pasar tumpah,” katanya.
Pantauan di lapangan, para pedagang dan pengunjung CFS belum$ menjaga kebersihannya dengan maksimal. Misalnya limbah sisa makanan dibuang sembarangan di jalan atau di lubang saluran air/got di tepi jalan. Bahkan sebagian sampai dibuang di permukaan aspal jalanan. Meski sudah ada petugas kebersihan. Ayu jaga kebersihan bersama. Kebersihan adalah tanggungjawab kita. (baguss)

