Para balon Bupati/Wabup yang diusung Parpol Koalisi Wonogiri Baru (KWB) foto bersama seusai Deklarasi di Kantor DPD PAN WonogiriPara balon Bupati/Wabup yang diusung Parpol Koalisi Wonogiri Baru (KWB) foto bersama seusai Deklarasi di Kantor DPD PAN Wonogiri

 

Para balon Bupati/Wabup yang diusung Parpol Koalisi Wonogiri Baru (KWB) foto bersama seusai Deklarasi di Kantor DPD PAN Wonogiri
Para balon Bupati/Wabup yang diusung Parpol Koalisi Wonogiri Baru (KWB) foto bersama seusai Deklarasi di Kantor DPD PAN Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kekuatan Koalisi Wonogiri Baru (KWB) yang terdiri dari PAN, PKS, Gerindra, Partai Demokrat dan PPP dikabarkan terbelah menjadi dua kubu. Akibatnya sampai Minggu (26/7) belum ada. Definitif bakal calon (Balon) Bupati/Balon Wabup yang direkomendasi KWB.

KWB mempunyai tiga Balon Bupati, yaitu Drs H. Hamid Noor Yasin MM (HNY) anggota DPR RI F-PKS, Yuli Handoko SE wakil Bupati Wonogiri, dan Drs H. Sumaryoto (Mantan Anggota Fraksi PDI-P DPR RI). Sedangkan Balon Wakil Bupati adalah Wawan Setya Nugraha SSos.MHum (mantan Ketua DPRD II Wonogiri Fraksi PDI-P), dan Subandi PR Spd (mantan Anggota Fraksi PAN) DPRD I Jateng.

Penyebab terbelahnya KWB dikabarkan karena tidak/belum terjadi kesepakatan panitia pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati yang terdiri dari masing masing utusan Parpol yang tergabung dalam KWB.

Dua kubu itu terbelah menjadi dua kubu PAN dan kubu PKS. Kabarnya kedua kubu tersebut terpecah karena mempunyai kepentingan ingin mengusung Balon Bupati/Wabup yang berbeda.

Kubu PAN ingin mengusung Yuli Handoko dan Subandi sebagai pasangan Balon Bupati/Wabup. Sedangkan kubu PKS ingin mengusung Hamid Noor Yasin dan Wawan Setya Nugraha.

PAN membentuk poros baru dengan menggandeng PD dan PPP. Total jumlah kursi poros PAN ada 10 kursi. PAN 4kursi, PD 4 Kursi, dan PPP 2 Kursi.

Sedangkan PKS bergandengan dengan Gerindra. PKS 6 kursi dan Gerindra 4 kursi, total 10 kursi. Sesuai aturan, syarat minimal pendaftaran Balon Bupati/Wabup adalah 9 kursi. Dengan demikian kedua poros tersebut sama sama bisa mendaftarkan ke KPUD, yang telah dibuka mulai Minggu (26/7), s/d Selasa (28/7).

Nara sumber informasi tersebut datang dari kader/simpatisan PAN dan PD. Namun keberatan dikonfirmasi. Kedua kubu belum berhasil dikonfirmasi. (baguss)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan