IMG-20131204-01169

infowonogiri.com-SIDOHARJO-Wakil Ketua MPR RI H. Hajriyanto Thohari berpendapat, pemilihan Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota tidak perlu dilakukan pemilihan langsung.

Menurut Hajriyanto, pemilihan langsung dinilai pemborosan anggaran uang pemerintah.Setiap tahun ada Pilkada di seluruh Indonesia ada kurang lebih 542 Kabupaten/Kota. Bahkan bisa lebih dari satu Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Bupati-Wakil Bupati/Walikota/Walikota.

“Saya lebih karena alasan penghematan anggaran saja. Lebih baik pemilihan Bupati-Wakil Bupati dipilih oleh DPRD Kbupaten/Kota,” ujar Hajriyanto pada acara Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Gedung Balai Desaa Kayuloko Sidoharjo, Wonogiri Rabu (4/12).

Menurutnya, pemilihan langsung yang pernah dilaksanakan di Indonesia yaitu pada 2004 dan 2009 memberikan peluang politik transaksional. Yang dimaksud adalah monye politik.Hajriyanto juga tidak menjamin, bahwa Pemilihan Bupati/Walikota melalui wakil rakyat akan menjamin tidak terjadi money politik.

Di sisi lain, Pemilihan langsung memunculkan raja-raja kecil di pemerintah daerah Kabupaten/Kota. Karena merasa dipilih langsung oleh rakyat mereka sering kali mengabaikan perintah dari Gubernur. “Mereka merasa dipilih langsung oleh rakyat. Mereka ketika diundang Gubernur tidak mau datang,” ujar Hajriyanto. (Bagus)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan