Peserta Uji Kompetisi Guru (UKG) Dinas Pendidikan Wonogiri | Foto Bagus
Peserta Uji Kompetisi Guru (UKG) Dinas Pendidikan Wonogiri | Foto Bagus

infowonogiri.com – WONOGIRI – Sejumlah guru calon peserta Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kabupaten Wonogiri mengalamai kegalauan. Pasalnya mereka khawatir tidak akan berhasil (tidak lulus) dalam mengikuti UKG. Sebab sebagian guru dikabarkan tidak mahir mengoperasikan perangkat komputer (sistem online). Bahkan ada yang tidak mampu sama sekali.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri Drs H Siswanto Mpd melalui Kasubdin SMK Drs Tunggal Widodo Mpd, usai pembukaan UKG di aula Dinas Pendidikan Wonogiri, Senin (23/7) siang. “Kegalauan guru karena mereka khawatir jika tidak lulus maka akan dipotong tunjangan profesi gurunya,” ujar Tunggal Widodo.

Tunggal yang juga Ketua DPD PGRI Wonogiri ini berharap, paska pelatihan UKG para guru sudah siap mengikuti UKG yang menggunakan sistem online. “Kalau tidak siap, tidak mungkin. Karena uji kompetisi tidak bisa ditolak. Jadi haru siap,” tandas Tunggal. Tunggal menambahkan, bawha UKG tidak akan mempengaruhi tunjangan profesi guru.

Karena itu, sebelum digelar UKG, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan LPMP Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk menyelenggarakan sosialisasi skedul UKG. Sebelum dilaksanakan UKG, terlebih dahulu calon peserta UKG akan didiklat pengoperasian computer sampai menguasai.

“Mereka akan dilatih minimal 30 menit. Kuncinya ada enam tombol yang harus mereka dipahami. Nah mereka selama ini tidak bisa, mereka itu gaptek (gagap teknologi, red) karena itu mereka panik,” tandasnya.

Dijelaskan, bahwa tujuan UKG adalah pemetaan guru profesional. Guru adalah pendidik profesional yang tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik mulai tingkat pendidikan usia dini sampai menengah pada jenjang pendidikan formal, dasar, dan menengah.

Tunggal menyebutkan, guru profesional harus bergelar minimal sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi pedagogik 30 persen, profesional, sosial dan kepribadian 70 persen. Juga memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan.

Tahapan UKG rencana akan dilaksanakan dalam dua gelombang mulai 30 Juli s/d 12 Agustus. Diawali dari guru SMP 137 guru, SMA (395) SMK (396) TK (122), SD (2613) dan SLB (22) Total 4835 guru. Lokasi UKG di SMPN 1, 2, 6 Wonogiri. SMAN 1, 2 dan 3 Wonogiri. SMKN 1, 2 Wonogiri. SMK Pancasila 5 Wonogiri, SDN 1 Wonogiri dan SMPN 1, 2 Selogiri.

Pelaksanaan di SMPN di ruang laboratorium Komputer SMP. Setiap hari tiga gelombang dimulai pukul 8.00 WIB. Khusus Jumat hanya dua gelombang. Sistem ujian komputer/online. Materi UKG sesuai bidang masing masing, guru kelas, mata pelajaran, dan penilik. Mereka diminta bisa menularkan kepada calon peserta sertifikasi lain.[[email protected]]

By Redaksi

6 thoughts on “Tak Mampu Operasikan Sistem Online Calon Para Guru Galau”
    1. emange anda bisa pinter dari siapa semua tak ada guru tdk mungkin , anda bisa lebih dari siapa, semangat terus buat para guru terima kasih guru jasamu tetap kan slalu ku kenang jika ada orang yg menghinau aq tetap kan membelamu hidup guru,

  1. Wah jujur saya tdak suka klo guru dicela soalnya saya bisa baca tulis ya krna ada guru saya bisa komputer pun ya diajarin guru, Ya wajarlah klo guru yg skrng ikut UKG ada yg BLM BISA (bkn tdk bisa) mengoperasikan komputer wong usia mereka rata2 di atas 50th dan pada jaman dlu komputer blm setenar skrng, tp pling gak yg harus dihargai di usia tua mreka msh mau belajar :)

Tinggalkan Balasan