infowonogiri.com – GIRITONTRO – Sebagian besar Masyarakat Wonogiri mengeluh akan kebijakan denda keterlambatan dalam memperpanjang KTP sebesar Rp. 50.000.
Tak terkecuali bagi warga Dukuh Gunung Bromo, kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro yang mengeluhkan kebijakan baru yang di buat pemeritah daerah Kab. Wonogiri, warga di wajibkan membuat ktp baru dengan biaya Rp.15.000 dan denda sebesar Rp. 50.000
Bahkan ada warga yang sudah lansia [ lanjut usia ] serta buta dalam pengelihatan, memiliki KPT seumur hidup, namun mereka juga di wajibkan untuk membuat KTP berwarna biru dengan biaya Rp. 15.000 dan denda Rp. 50.000.
Pada umumnya Rakyat menjerit dengan kebijakan Baru yang di buat oleh Pemerintah Kabupaten wonogiri tersebut, Mungkin bagi sebagian masyarakat uang Rp. 50.000 tidaklah berarti, namun bagi masyarakat wonogiri yang berada di pelosok desa, Rp.50.000 sangatlah berarti, yang pada umumnya mereka adalah petani.[[email protected]]

menurut saya itu bukan kebijakan tp memeras rayat kecil dan cuma mengada-ada…harusnya biaya pembuatan KTP atw perpanjang KTP Gratis…
Bagaimana bisa menciptakan Goodgoverment di Wonogiri, wong pelayanan kepada masyarakat serba mahal, KTP, Akta Kelahiran dan pelayanan kependudukan lainnya.
Mesti dan harus ditinjau ulang kebijakan itu. Negara ki memberi pelayanan tidak cari untung pribadi dan golongan pejabat.
“KAMI SIAP MELAYANI”…. itu yang terekam dalam benak sy, tapi ternyata masih ada lanjutannya “SIAP MELAYANI YANG BAYAR”….sama dengan naik angkot naik gratis turun bayar…tank to pers
saya merasa prihatin sekali dengan adanya seperti ini,kasian warga yg rumahnya pelosok2 uang 50rb bagi kita semua tiada artinya,tp bagi orang desa hanya berpotensi sebagai buruh tani,saya sangat merasakan kasian dan hiba,jangankan untuk membayar denda 50rb untuk makan sehari aja belum tentu cukup,dulu saya sempat bikin ktp di kecamatan giritontro pada tahun 2010 memang biayanya 15rb,tp ruetnya sampe bikin jengkel,akirnya saya kasih 50rb cepat2 di kerjakan,apakah itu pegawai kecamatan yang memperdulikan rakyat,terus kapan wonogiri akan sukses jika telat bikin ktp aja harus di denda,katanya wonogiri sukses tp kenyataan nya sangat memprihatinkan,salam suka-suka cah giribelah comunity
waduh mereka digaji hanya untuk memeras..capek deh