{"id":7104,"date":"2012-01-15T13:41:30","date_gmt":"2012-01-15T06:41:30","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=7104"},"modified":"2012-01-15T13:41:31","modified_gmt":"2012-01-15T06:41:31","slug":"jelita-bayi-yang-dibuang-ibunya-diadopsi-wartawan-wartawati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=7104","title":{"rendered":"Jelita Bayi Yang Dibuang Ibunya Diadopsi Wartawan-Wartawati"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"highslide\" onclick=\"return vz.expand(this)\" href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/2012\/01\/jelita-bayi-yang-dibuang-ibunya-diadopsi-wartawan-wartawati\/elly-menggendong-jelita\/\" rel=\"attachment wp-att-7107\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft  wp-image-7107\" title=\"Elly-menggendong-jelita\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/Elly-menggendong-jelita.jpg\" alt=\"\" width=\"218\" height=\"145\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/Elly-menggendong-jelita.jpg 650w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/Elly-menggendong-jelita-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/01\/Elly-menggendong-jelita-342x227.jpg 342w\" sizes=\"auto, (max-width: 218px) 100vw, 218px\" \/><\/a>infowonogiri.com-WONOGIRI-Jelita bayi mungil berumur 10 hari yang ditemukan pedagang sayur di Depan Kios Pak Panut Pasar Purwantoro akhirnya diadopsi oleh sepasang suami istri berinisial S dan A. S dan A adalah wartawan Koran harian dan wartawan TV local yang bertugas meliput di wilayah eks Karisidenan Surakarta.<!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Proses adopsi dilakukan oleh S dan A setelah keduanya mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Kapolres Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika SIK. Kapolres mengabulkan setelah ibu kandung Jelita, Tri Ely Widorini mengabulkannya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cProsedurnya bikin surat permohonan, terus ibu kandungnya juga sudah membuat surat pernyataan persetujuan bermaterai, ya sudah tinggal dinotariskan lalu didaftarkan ke Pengadilan,\u201d ujar Polwan \u201cSri Kandi\u201d asal Singaraja Bali itu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ely, demikian panggilan ibu kandungnya, kepada wartawan mengatakan ia telah mengiklaskan anaknya diadopsi menjadi anak angkat wartawan dan wartawati itu. \u201cSaya iklas,\u201d ujar Ely lirih namun jelas karena disertai dengan anggukan kepala. Namun tidak lama kemudian ia menangis, tidak terdengar suara tangisannya. Namun air matanya kian deras mengalir.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Alasan Ely, ia mengaku tidak sanggup merawatnya. Sebab Ely telah dikaruniai dua orang anak. Anak pertama lelaki bernama Daniel (5<sup>th<\/sup>) dan anak kedua bernama Anggle (4<sup>th<\/sup>). Ely mengasuh dua anaknya sendirian. Sebab suaminya, Yoyok (31) telah menceraikannya. Fonis perceraian belum lama batu putus Selasa (3\/1) lalu di Pengadilan Negeri, di PN karena Ely penganut agama Kristen.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ely bertutur tentang latar belakang keluarganya, bawha Ely adalah anak perempuan ke dua dari tiga bersaudara. Ayahnya bernama Suyadi (alm) pensiunan Kantor Pos Purwantoro, dan ibunya bernama Lilis (50) saat ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Jakarta. \u201cSaya merawat dua anak saya sendirian,\u201d ujarnya sambil menyeka air matanya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sehari hari, Ely mengaku menganggur karena tidak mempunyai pekerjaan tetap. Selebihnya menanggur. Namun terkadang ia menggunakan sisa waktunya untuk mencari rosok (rongsok). Lalu barang rosokan itu dijual ke pengepul. Hasil penjualan rosok dibelanjakan untuk membeli sayuran dan bumbu dapur.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cBerasnya dapat jatah pensiuan bapak dari kantor pos, tapi kurang karena hanya 5 kg perbulan,\u201d ujar Ely. Karena latar belakang itulah, sehingga Ely ia nekat membuang bayi yang dilahirkan dari rahimnya. Diakui Jelita adalah hasil hubungan gelap dengan seorang supir trafel Slogohimo. Kini pria yang membuahinya kabur, tidak bertanggungjawab.<\/div>\n<div id=\"yui_3_2_0_1_1326608580406126\" style=\"text-align: justify;\">Sementara kedua wartawan calon orang tua Jelita, sudah dikonfirmasi. Namun keduanya kurang berkenan memberikan keterangan. Bahkan keduanya terang terangan membatasi wartawan ini menulis apa yang sebenarnya. Tidak hanya itu, wartawati itu pun meminta tolong wartawan lain di Wonogiri untuk menelpon wartawan ini. \u201cSingkat saja. Tolong teman kita mau adopsi, kita dukung,\u201d ujarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Asal tahu, bayi perempuan berumur 10 hari ditemukan pedagang sayur di depan Kios Pak Panut Pasar Purwantoro, pukul 03.00, Minggu (8\/1) lalu di dalam plastic kresek sedang menangis. Di TKP polisi menemukan barang bukti berupa selimut, kampong apus, popok dan pakaian bayi. (bagus@infowonogiri.com)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com-WONOGIRI-Jelita bayi mungil berumur 10 hari yang ditemukan pedagang sayur di Depan Kios Pak Panut Pasar Purwantoro akhirnya diadopsi oleh sepasang suami istri berinisial S dan A. S dan A adalah wartawan Koran harian dan wartawan TV local yang bertugas meliput di wilayah eks Karisidenan Surakarta.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7107,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-7104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-wonogiri-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7104\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}