{"id":6305,"date":"2011-12-04T17:02:04","date_gmt":"2011-12-04T10:02:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=6305"},"modified":"2011-12-04T17:02:13","modified_gmt":"2011-12-04T10:02:13","slug":"enthung-johar-rasanya-lezat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=6305","title":{"rendered":"Enthung Johar Rasanya Lezat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"highslide\" onclick=\"return vz.expand(this)\" href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/2011\/12\/enthung-johar-rasanya-lezat\/mengemas-ulat-ke-dalam-karu\/\" rel=\"attachment wp-att-6306\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-6306\" title=\"mengemas-ulat-ke-dalam-karu\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/mengemas-ulat-ke-dalam-karu.jpg\" alt=\"\" width=\"263\" height=\"175\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/mengemas-ulat-ke-dalam-karu.jpg 650w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/mengemas-ulat-ke-dalam-karu-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/mengemas-ulat-ke-dalam-karu-342x227.jpg 342w\" sizes=\"auto, (max-width: 263px) 100vw, 263px\" \/><\/a>infowonogiri.com-WONOGIRI-Sejak memasuki\u00a0 musim penghujan mulai banyak bermunculan ulat di pohon Johar. Karena hidupnya di pohon johar itupula, sehingga <em>enthung<\/em>nya biasa disebut <em>enthung<\/em> johar. Ulatnya juga biasa di sebut dengan\u00a0 ulat johar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian warga mulai mencari ulat johar. Seperti yang dilakukan oleh Darsono dan Sumi, keduanya warga Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo. Setelah mendapat cukup banyak, ulat-ulat dibungkus dalam karung agar berubah menjadi kepompong. Namun ulat yang masih menempel di daun dibiarkan tetap di daun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ulat yang masih merayap dimasukkan ke karung dan diikat. Ulat akan menggantung di dinding karung. Dalam sehari semalam ulat berubah menjadi kepompong. \u201cLalu dimasak sesuai selera. Cara memasaknya dibumbui dengan bumbu dasar lalu direbus,\u201d ujar Sumi (68). Setelah dipastikan masak, <em>enthung<\/em> rebusan digoreng atau <em>dibothok<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, <em>enthung<\/em> johar berbeda dengan <em>enthung<\/em> pohon jambu mete dan <em>enthung<\/em> pohon jati. <em>Enthung<\/em> johar lebih menarik. Rasanya juga lebih gurih dan lezat. Warnanya lebih hijau kekuning-kuningan. Ukuranya memang lebih kecil dibanding <em>enthung<\/em> jambu mete. Namun sedikit lebih besar dibanding <em>enthung<\/em> pohon jati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, saat musim <em>enthung<\/em> seperti ini, terkadang ada sejumlah petani yang menjualnya ke pasar tradisional. Harga tergantung takaran gelas atau takaran pincuk daun pisang, dan ada pula yang dikemas dengan plastik seperempat kilogram-an. Harganya mulai dari Rp.3.000 hingga Rp.5000,-. (bagus@infowonogiri.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com-WONOGIRI-Sejak memasuki\u00a0 musim penghujan mulai banyak bermunculan ulat di pohon Johar. Karena hidupnya di pohon johar itupula, sehingga enthungnya biasa disebut enthung johar. Ulatnya juga biasa di sebut dengan\u00a0 ulat johar. Sebagian warga mulai mencari ulat johar. Seperti yang dilakukan oleh Darsono dan Sumi, keduanya warga Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo. Setelah mendapat cukup banyak, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6306,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-6305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-wonogiri-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}