{"id":5668,"date":"2011-11-06T16:06:41","date_gmt":"2011-11-06T09:06:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=5668"},"modified":"2011-11-06T16:06:41","modified_gmt":"2011-11-06T09:06:41","slug":"awas-hati-sapi-dan-kambing-bercacing-jangan-dikonsumsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=5668","title":{"rendered":"Awas Hati Sapi dan Kambing Bercacing Jangan Dikonsumsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"highslide\" onclick=\"return vz.expand(this)\" href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/Potong-hewan-korban-di-masjid-Al-Furqon-Donoharjo-Wonogiri.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-5669\" title=\"Potong hewan korban di masjid Al Furqon Donoharjo Wonogiri\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/Potong-hewan-korban-di-masjid-Al-Furqon-Donoharjo-Wonogiri-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/Potong-hewan-korban-di-masjid-Al-Furqon-Donoharjo-Wonogiri-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/Potong-hewan-korban-di-masjid-Al-Furqon-Donoharjo-Wonogiri-342x227.jpg 342w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/11\/Potong-hewan-korban-di-masjid-Al-Furqon-Donoharjo-Wonogiri.jpg 650w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>infowonogiri.com-WONOGIRI-Di Hari Raya Idul Qurban, saatnya umat muslim berpesta daging sapi dan kambing. Namun perlu berhati hati, pasalnya tidak semua hewan daging sehat. Buktinya di temukan cacing hati dalam tiga ekor sapi dan satu ekor kambing di empat RW di Lingkungan\/Kelurahan Wonokarto, Wonogiri.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHati sapi ditemukan di RT 01 RW 05, RW 06, dan RW 07. Hati kambing bercacing ditemukan di RW 08. Kemungkinan hati bercacing serupa juga ada di tempat lain. Itu dikemukakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Ismaryati Budiningsih, Minggu (6\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n\u201cHati sapi dan kambing itu ditemukan setelah disembelih. Hati sapi bercacing hewan qurban\u00a0 di RW 07 telanjur tercampur dan telah diberikan ke warga. Lebih baik setiap bungkus diperiksa. Hati bercacing tidak boleh dikonsumsi, lebih baik dimusnahkan saja, atau ditimbun,\u201d ujar Ismaryati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nUntuk mengenali hati bercacing, dapat diketahui dari ciri cirrinya. Antara lain hati bercacing berwarna pucat, tekstur hati tidak merata dan mawur\/pecah. Cacingnya pipih berwarna bening dan bergaris hitam. Sedangkan hati yang sehat, permukaannya tampak halus dan warna gelap. Meski cacing dan telur mati bisa mati jika dimasak, namun hati seperti itu sudah tidak layak dikonsumsi karena berpenyakit dan sudah tidak bergizi. Jika dikonsumsi bisa menimbulkan penyakit dalam bagi orang yang memakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nIsmaryati juga menyarankan agar daging kurban higienis, maka sapi sebelum disembelih diistirahatkan minimal 12 jam, tidak diberi minum, usai disembelih daging ditempatkan di alas plastik\/terpal atau digantung agar darah cepat keluar. Karena rawan bakteri dari dalam tanah.Ada lagi, sebelum sapi disembelih hewan qurban disiram air dingin agar tubuh sapi menjadi hangat sehingga darah lancar. \u201cSosialisasi sudah dilakukan melalui petugas KUA. Tetapi belum efektif. Kedepan akan kami sebar brosur terkait cacing hati dan cara menyembelih,\u201d pungkasnya. (bagus@infowonogiri.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com-WONOGIRI-Di Hari Raya Idul Qurban, saatnya umat muslim berpesta daging sapi dan kambing. Namun perlu berhati hati, pasalnya tidak semua hewan daging sehat. Buktinya di temukan cacing hati dalam tiga ekor sapi dan satu ekor kambing di empat RW di Lingkungan\/Kelurahan Wonokarto, Wonogiri.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5669,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-5668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-wonogiri-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5668\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5669"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}