{"id":5000,"date":"2011-10-12T17:39:55","date_gmt":"2011-10-12T10:39:55","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=5000"},"modified":"2011-10-13T14:42:46","modified_gmt":"2011-10-13T07:42:46","slug":"oknum-petugas-pnpm-menjadi-tsk-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=5000","title":{"rendered":"Oknum Petugas PNPM Menjadi TSK Korupsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a class=\"highslide\" onclick=\"return vz.expand(this)\" href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/2011\/10\/oknum-petugas-pnpm-menjadi-tsk-korupsi\/kajari-wonogiri-sukaryo-sh\/\" rel=\"attachment wp-att-5001\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-5001\" title=\"Kajari Wonogiri Sukaryo SH MH\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/Kajari-Wonogiri-Sukaryo-SH.jpg\" alt=\"\" width=\"274\" height=\"183\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/Kajari-Wonogiri-Sukaryo-SH.jpg 650w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/Kajari-Wonogiri-Sukaryo-SH-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/Kajari-Wonogiri-Sukaryo-SH-342x227.jpg 342w\" sizes=\"auto, (max-width: 274px) 100vw, 274px\" \/><\/a>infowonogiri.com-WONOGIRI-Oknum petugas Program Nasional Pemberdayaan Mandiri (PNPM) Perdesaan ditetapkan menjadi tersangka pelanggaran tindak pidana korupsi seperti diatur dalam pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh Kejaksaan Negeri Wonogiri. Oknum tersebut berinisial KCK (48) warga Bulukerto Wonogiri.<!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">KCK saat itu, pada tahun 2010 menjabat sebagai Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kecamatan Bulukerto. Indikasinya, oknum tersebut diduga telah mengajukan kelompok fiktif. Padahal kelompok tersebut tidak pernah mengajukan pinjaman kepada pemerintah. Akibat perbuatan tersebut kas pemerintah dirugikan sekira Rp.254 Juta.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Namun sejak terungkap masalah tersebut, beberapa bulan lalu, KCK diberhentikan sebagai Ketua UPK. \u201cKelompok yang tidak mengajukan pinjaman dan tidak memenuhi syarat tetapi dibuatkan laporan pertanggungjawaban,\u201d ujar Kajari Wonogiri AKP Sukaryo didampingi Kasi Pidsus Sucipto dan Kasi Intel Imam Sutopo, Rabu (12\/10) kemarin.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dibeberkan, kesalahan KCK adalah menyalahgunakan kewenangan dengan mengajukan dana bergulir untuk kelompok perempuan. Padahal kelompok desa setempat tidak pernah mengajukan pengajuan pinjaman dana bergulir. Dalam rangka mempercepat penyidikan tersangka, Kajari telah membentuk tim penyidik perkara itu. Tim terdiri dari Imam Sutopo, Sucipto, Sri Murni dan Titik Maryani.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mulai Rabu (12\/10) tim telah mulai memanggil dan memeriksa saksi saksi. Saksi yang telah diperiksa adalah Totok Sugiyarto PNS staf di Kantor Bapermas Pemda Wonogiri. Saksi lain Kepala Bapermas Sumedi Budi Wibowo, staf Bapermas Sigit, Sekretaris PNPM Perdesaan di Kecamatan Bulukerto Ety. Namun ketiganya belum memenuhi panggilan. \u201cYang datang diperiksa baru Totok Sugiyarto,\u201d kata Sucipto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Secara terpisah, Kajari Wonogiri Sukaryo, SH. MH menandaskan, pihaknya telah memerintahkan para penyidik untuk mempercepat penyidikan para saksi perkara ini. Harapannya jika saksi saksi telah selesai diperiksa maka tersangkanya giliran diperiksa. \u201cKita sudah perintahkan penyidik merampukan pemeriksaan saksi-saksi. Kalau saksi sudah giliran tersangka diperiksa lalu dilimpahkan,\u201d aku Kajari. (bagus@infowonogiri.com)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com-WONOGIRI-Oknum petugas Program Nasional Pemberdayaan Mandiri (PNPM) Perdesaan ditetapkan menjadi tersangka pelanggaran tindak pidana korupsi seperti diatur dalam pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh Kejaksaan Negeri Wonogiri. Oknum tersebut berinisial KCK (48) warga Bulukerto Wonogiri.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5001,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,12,1],"tags":[],"class_list":["post-5000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-pemerintahan","category-wonogiri-hari-ini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5000"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5000\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}