{"id":22169,"date":"2015-05-30T15:44:34","date_gmt":"2015-05-30T08:44:34","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=22169"},"modified":"2015-05-30T15:44:34","modified_gmt":"2015-05-30T08:44:34","slug":"kepala-sekolah-nyambi-jualan-es-kucir-dan-krupuk-rambak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=22169","title":{"rendered":"Kepala Sekolah Nyambi Jualan Es Kucir dan Krupuk Rambak"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_22171\" aria-describedby=\"caption-attachment-22171\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/kasek-smk-yiss.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-22171\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/kasek-smk-yiss.jpg\" alt=\"Kepala Sekolah SMK YISS Jatipurno Mulyadi SPd, ST. \" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/kasek-smk-yiss.jpg 600w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/kasek-smk-yiss-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-22171\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Sekolah SMK YISS Jatipurno Mulyadi SPd, ST.<\/figcaption><\/figure>\n<p>INFOWONOGIRI.COM-JATIPURNO-<wbr \/>Tidak ada yang sia sia atas apa yang dikerjakan. Tentu dengan niat dan tujuan yang baik dan mulia seperti halnya Kepala Sekolah SMK YISS Jatipurno Mulyadi SPd, ST.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sosok guru yang dikenal disiplin, tekun, dan ulet. Perjalanan karirnya banyak liku liku, suka duka pengalaman telah dilaluinya. Dengan tekad kuat kini memetik hasil dari jerih payah yang dilaluinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulyadi (51th) mempunyai istri bernama Karti.\u00a0Dikaruniai tiga putri. Putri pertama sudah lulus kuliah. Putri kedua sekolah di SMK kelas dua. Putri ketiga kelas 5 SD.\u00a0Tinggal di Dusun\u00a0Cuwo\u00a0RT 01 RW 05\u00a0Desa Pandean\u00a0Kecamatan Jatisrono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulyadi mengenyam pendidikan di SMA YISS Jatipurno (saat ini sudah tidak ada). Melanjutkan kuliah di UNS\u00a0lulus D3 tahun 1987. Lulus S1\u00a0bergelar S.Pd pada tahun\u00a01996 di UNS. Pada tahun 2002 lulus S1\u00a0Tehnik non Fakultas Teknik\u00a0UNMUH Ponorogo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian melanjutkan kuliah S2 filial Unifersitas Tribuana Tunga Dewi Malang\u00a0 Fakultas Agrobisnis.\u00a0Mulyadi mulai mengajar tahun 1985\u00a0di di Solo saat kuliah. Saat\u00a0itu masih semester IV. Karena kedekatan dengan guru fisika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasca lulus kuliah\u00a0mengajar di SMA\u00a0Ibu S. Soemoharmanto\u00a0Jatipurno mulai tahun 1985 &#8211; 1998. Hingga sekolahannya bubar karena tidak mendapatkan murid baru. Saat itu mengajar sebagai guru fisika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain di\u00a0SMA YISS Jatipurno, dia\u00a0juga mengajar di SMK Pancasila 2 Jatisrono mulai tahun 1989 sampai 2004.\u00a0Juga pernah mengajar di SMAN 1 Jatisrono tahun 1989-1992 sebagai guru matematika.\u00a0Di SMAN 1 Purwantoro\u00a0sebagai guru elektronik 1 semester.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah juga mengajar di SMPN 3 Jatisrono tahun\u00a01993 1 semester.\u00a0Di SMK Ristek Nguntoronadi\u00a0 tahun 1995-1996\u00a0mengajar otomotif. Guru WB selama 22 tahun. Selama menjadi guru menyisakan kenangan yang hingga saat ini masih melekat pada dirinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kali pertama mengajar di SMA YISS Jatipurno dengan gaji minim. Untuk menyikapi kebutuhan hidupnya, dia berjualan es kucir. Saat berangkat mengajar ke sekolah berjualan dulu\u00a0membawa es kucir dititipkan ke warung warung di sepanjang jalan menuju sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepulang mengajar menghampiri warung megnambil uang penjualan es. Sehari\u00a0Mulyadi\u00a0dapat mengumpulkan uang penjualan es Rp.100.000. Keuntungannya Rp.40 ribu. Saat itu gaji guru di SMA YISS Jatipurno Rp.20.000,- perbulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahun 1991 menikah Karti gadis Jatisrono. Istrinya itulah yang sehari hari melanjutkan usahanya membuat es kucir dan rambak dijual. &#8220;Sore buat es kucir. Malam bungkus rambak. Berangkat jam 5.30 keliling ke toko-toko sepanjang jalan dari rumah ke sekolah berjarak tujuh kilo meter,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun 2002 hampir putus asa menjadi guru WB. Karena gajinya tidak layak. Saat itu memutuskan untuk menambah pekerjaan dengan berjualan lagi di sore hari. Berjualan buku dan kelontong keliling bersepeda motor Honda grand.\u00a0Sepedanya masih ada tidak akan dijual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulyadi juga memiliki bengkel mobil, toko besi beton dan rice mile (penggiling padi) dikekola istrinya. SMK YISS Jatipurno dibuka tahun 2001. Saat itu siswa didik 78\u00a0anak. Terdiri dari dua kelas. Akhir\u00a0kelulusan tersisa 76 siswa lulus. Dua siswa drop out.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mulyadi saat itu ditunjuk sebagai Kepala Sekolah SMK dari Yayasan Ibu S. Soemoharmanto Jatipurno. Karena saat itu\u00a0guru yang lain menolak menjadi Kasek. Pertama kali berdiri, kegiatan belajar mengajar menempel di\u00a0gedung SMP YISS Jatipurno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prinsip prihatin seperti ayam\u00a0(Prinsip alam). &#8220;Ayam prihatin 21 hari\u00a0bisa netes,&#8221; ujarnya. Mulyadi meyakini dengan kerja keras, tekun, dan ulet doa akhirnya SMK YISS\u00a0 terus berkembang. Kini SMK YISS Jatipurno memiliki 43 guru dan 15 karyawan. Satu PNS dan yang lain guru WB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kini SMK YISS\u00a0Jatipurno memiliki 939 siswa.\u00a0Jurusan TKR (Teknik Kendaraan Ringan). TKJ (Teknik Komputer Jaringan). TSM (Teknik Sepeda Motor) masing masing 8 kelas. Tahun 2003 Mulyadi mengikuti tes guru bantu dengan gaji Rp.300.000,- \/bln.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diangkat CPNS tahun 2007 atas dasar guru bantu. Sebagai Kasek ia selalu membuat inovasi demi kebaikan dan kemajuan anak didik. Dia selalu menanamkan sikap disiplin kepada anak didiknya. Semua harus disiplin. Kegiatan belajar harus tepat waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila ada yang terlambat maka tidak bisa masuk sekolah karena pintu ditutup untuk siswa maupun guru.\u00a0Diharapkan tumbuh sifat disiplin dan tanggung jawab. Seluruh siswanya selalu diberi pembelajaran mental dengan mengajari para siswa untuk bisa berbicara di depan publik (pidato).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena menurut Mulyadi\u00a0berbicara di depan orang banyak tidak semua orang bisa melakukannya. Harapanya anak didik setelah keluar dari SMK YISS\u00a0sudah dibekali ilmu pidato.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SMK YISS\u00a0Jatipurno juga bekerja sama dengan pihak perkantoran di Jatipurno untuk menerapkan ilmunya bagi siswa. Siswa otomotif sering praktek service sepeda motor ke SMP di Jatopurno.\u00a0(N420\/baguss)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; INFOWONOGIRI.COM-JATIPURNO-Tidak ada yang sia sia atas apa yang dikerjakan. Tentu dengan niat dan tujuan yang baik dan mulia seperti halnya Kepala Sekolah SMK YISS Jatipurno Mulyadi SPd, ST.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22171,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-22169","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22169\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}