{"id":18277,"date":"2013-06-26T14:26:31","date_gmt":"2013-06-26T07:26:31","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=18277"},"modified":"2013-06-26T14:26:31","modified_gmt":"2013-06-26T07:26:31","slug":"wisata-alam-dan-budaya-petilasan-gunung-giri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=18277","title":{"rendered":"Wisata Alam dan Budaya : Petilasan Gunung Giri"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_18278\" aria-describedby=\"caption-attachment-18278\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/DSC03603.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18278\" alt=\"Petilasan Gunung Giri\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/DSC03603.jpg\" width=\"640\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/DSC03603.jpg 640w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2013\/06\/DSC03603-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-18278\" class=\"wp-caption-text\">Petilasan Gunung Giri<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">infowonogiri.com &#8211; WONOGIRI &#8211; Wonogiri sebuah kota Kabupaten yang kaya akan Wisata Alam dan Budaya, bagi para\u00a0Penggemar Laku Tirakat dapat memilih beberapa tempat Wisata Budaya yang Religius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Loaski Wisata budaya yang religius diantaranya : \u00a0Dlepih Khayangan di Kecamatan Tirtomoyo, Rumah Tiban di Kecamatan\u00a0Girimarto, Sendang Siwani dan Sendang Sinongko di Kecamatan Selogiri, di Wonogiri Kota \u00a0bisa mendatangi Petilasan Gunung Giri, dan masih banyak lagi tempat-tempat Wisata Religius\u00a0Petilasan Gunung Giri terletak di Areal Hutan Wisata Kethu Wonogiri dan di tepian \u00a0Sungai Bengawan Solo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut cerita masyrakat sekitar Hutan Kethu, Petilasan Gunung Giri \u00a0tersebut merupakan Sebuah Batu Besar yang diatasnya terdapat Tapak Telapak Kaki Orang\u00a0Dewasa, yang telah beratus-ratus tahun masih tetap utuh. Konon Tapak Kaki tersebut adalah\u00a0tapak Kaki salah satu Sunan dalam penyebaran Agama Islam di pulau Jawa pesisir selatan yang \u00a0singgah dan Beristirahat guna penyebaran Agama pada masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konon Batu Besar \u00a0tersebut tiap harinya dipergunakan sebagai alas untuk melaksanakan Sholat oleh kanjeng Sunan,hingga samapai meninggalkan Tapak Kaki tersebut. Saat ini Keberadaan Batu tersebut telah\u00a0diberi Rumah Permanen yang telah beberapa kali direnovasi, terakhir kali direnovasi oleh \u00a0Keluarga Besar KRMTH. SOEMOHARYOMO, pada tanggal 1 Sura 1403 H atau 18 Oktober.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya disekitar Petilasan tersebut dijadikan Tanah Pemakaman bagi Kerabat\u00a0Mangkunegaran dan Abdi dalem Mangkunegaran. Namun dalam perkembangannya saat ini \u00a0boleh dikatan sebagai Tanah Pemakaman Umum, karena masyrakat sekitar yang berkeinginan \u00a0memakamkan kerabat di sekitar Petilasan tersebut juga diperkenankan, dengan terlebih dahulu \u00a0menemui Juru Kunci meminta ijin dan ubo rampenya. Hingga boleh dibilang Petilasan tersebut\u00a0terletak di tengah-tengah Areal Pemakaman Gunung Giri, yang menembah Aura Mistisnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">terasa sekali. Bagi para penggemar laku tirakat Petilasan Gunung Giri ini dapat di tempuh\u00a0dengan mudah, karena terletak dijantung kota wonogiri. Juga dapat dilalui kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 sampai tempat. Kalaupun tidak berkendaraan di pintu masuk Areal Hutan Wisata\u00a0Kethu banyak terdapat Ojek sepeda motor yang siap mengantarkan Para Pelaku Tirakat sampai .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun akhir-akhir ini pengunjung Petilasan Gunung Giri ini cenderung menurun,\u00a0disbanding tahun-tahun kemarin ujar Juru Kunci Bp. Siwar ( 65 ), entah dikarenakan apa\u00a0semakin majunya jaman atau karena yang muda-muda melakukan tirakatnya berbeda dengan \u00a0masyarakat jawa dulu ( yang telah tua ) Namun demikian setiap pada Malam Selasa Kliwon\u00a0maupun pada Malam Jumat Kliwon masih cukup ramai dikunjungi. Bp. Warso ( 68 ) warga\u00a0Semin Gunung Kidul, menuturkan setiap dari melakukan tirakat di sini, dapat merasa lebih<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">tenang dan dapat terasa lebih bisa mendekatkan diri pada Sang Khaliq, yang semua kehidupan \u00a0ini adalah datangnya dan kembalinya pada Sang Khaliq. Anda lihat dibawah batu-batu Nisan itu? \u00a0kita semua ini nantinya juga akan menyusul seperti itu. Intinya setiap datang dan pulang dari \u00a0sini saya akan terus selalu ingat akan \u201cKematian\u201d, hingga dikehidupan sehari-hari sebisa mungkin kita berjalan dijalan yang di Ridhloi Sang Kaliq, ujar Bp. Warso.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan disalah artikan\u00a0bila Tirakat disini kita meminta dan memohon pada Batu Besar tersebut. Hanya saja diyakini \u00a0\u00a0tempat ini dulunya pernah dipergunakan untuk beristirahat salah satu Sunan dalam penyebaran\u00a0Agama Islam di pulau jawa pesisir selatan. (Djarot)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com &#8211; WONOGIRI &#8211; Wonogiri sebuah kota Kabupaten yang kaya akan Wisata Alam dan Budaya, bagi para\u00a0Penggemar Laku Tirakat dapat memilih beberapa tempat Wisata Budaya yang Religius. Loaski Wisata budaya yang religius diantaranya : \u00a0Dlepih Khayangan di Kecamatan Tirtomoyo, Rumah Tiban di Kecamatan\u00a0Girimarto, Sendang Siwani dan Sendang Sinongko di Kecamatan Selogiri, di Wonogiri Kota \u00a0bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18278,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-18277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18277","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18277"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18277\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}