{"id":1779,"date":"2011-01-24T01:46:47","date_gmt":"2011-01-23T18:46:47","guid":{"rendered":"http:\/\/infowonogiri.com\/?p=1779"},"modified":"2011-01-24T01:50:36","modified_gmt":"2011-01-23T18:50:36","slug":"misteri-sandal-jepit-mbah-simpeng-selogiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=1779","title":{"rendered":"Misteri Sandal Jepit Mbah Simpeng Selogiri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\"><a class=\"highslide\" onclick=\"return vz.expand(this)\" href=\"http:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/01\/gerbang_wonogiri.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-1782\" title=\"gerbang_wonogiri\" src=\"http:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/01\/gerbang_wonogiri-150x150.jpg\" alt=\"\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>WONOGIRI-Tragedi  kematian bisa disebabkan oleh banyak hal. Penyebab kematian setiap orang  berbeda satu dengan yang lain. Termasuk kematian yang dialami oleh Mbah  Simpeng (70) warga Dusun Popok Desa Keloran Kecamatan Selogiri, Wonogiri. <!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Bisa  dikatakan kematian Mbah Simpeng, berawal dari sebuah tragedy sandal  jepit. Sandal Jepit Mbah Simpeng terjatuh di jurang saat mencari kayu  bakar di hutan di Dusun Popok wilayah hutan pinus Perhutani yang berbatasan  dengan wilayah Kecamatan Manyaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Karena  masih membutuhkan sandal jepit itu, simbah mencarinya sampai ke dasar  jurang. Ternyata tidak mudah bagi orang yang sudah tua renta macam Mbah  Simpeng untuk menemukan kembali sandal jepitnya. Bahkan dilaporkan,  dia hilang selama dua hari. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Muspika  Kecamatan Selogiri melaporkan, upaya pencarian dilakukan selama dua  hari siang dan malam di Dusun Popok dan Temulus. Namun pencarian tidak  maksimal karena terkendala hujan, gelap dan di tengah hutan banyak ular. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Akhirnya,  pencarian membuahkan hasil pada sekira pukul 09.00, Jumat (21\/1) lalu.  Mbah Simpeng hilang sejak pergi dari rumah pada Rabu (19\/1) silam. Mbah  Simpeng saat ditemukan sudah dalam keadaan lemas lunglai di wilayah  hutan Perhutani yang berjarak 3 kilometer dari rumahnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Dipastikan  selama di hutan si nenek tidak dapat tempat berteduh. Tubuhnya terguyur  hujan saban hari hingga membiru seperti kediningan. Akhirnya Mbah Simpeng  meninggal dunia pada petang harinya. Jenasahnya dimakamkan pukul 13.00  WIB, Sabtu (22\/1) lalu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">Kerabatnya  menceritakan, Mbah Simpeng sering mencari kayu bakar di hutan untuk  dapurnya. Keluarganya sudah mengingatkan agar tidak terlalu jauh. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Calibri; font-size: small;\">\u201cSandal  jepitnya terjatuh ke jurang. Dicari sampai tersesat, bingung cari jalan  kembalinya,\u201d kata Marman seperti dilaporkan Kepala Desa Keloran Anto  Maryanto ke Camat Selogiri Kapolsek Selogiri AKP H Warseno. (bsr) <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WONOGIRI-Tragedi kematian bisa disebabkan oleh banyak hal. Penyebab kematian setiap orang berbeda satu dengan yang lain. Termasuk kematian yang dialami oleh Mbah Simpeng (70) warga Dusun Popok Desa Keloran Kecamatan Selogiri, Wonogiri.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1782,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[378],"class_list":["post-1779","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kecamatan","tag-misteri-sandal-jepit-mbah-simpeng-selogiri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1779","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1779"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1779\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1779"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1779"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1779"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}