{"id":14846,"date":"2013-01-15T17:27:03","date_gmt":"2013-01-15T10:27:03","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=14846"},"modified":"2013-01-15T17:27:03","modified_gmt":"2013-01-15T10:27:03","slug":"tanjungsari-terkenal-sebagai-penghasil-mente-super","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=14846","title":{"rendered":"Tanjungsari Terkenal Sebagai Penghasil Mente Super"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/pedagang-oshe-mete-di-pasar-Sidoharjo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-medium wp-image-5136\" alt=\"pedagang oshe mete di pasar Sidoharjo\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/pedagang-oshe-mete-di-pasar-Sidoharjo-300x199.jpg\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/pedagang-oshe-mete-di-pasar-Sidoharjo-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/pedagang-oshe-mete-di-pasar-Sidoharjo-342x227.jpg 342w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2011\/10\/pedagang-oshe-mete-di-pasar-Sidoharjo.jpg 650w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>infowonogiri.com &#8211; JATISRONO &#8211; Desa Tanjungsari dari jaman dahulu terkenal sebagai penghasil makanan ringan berbahan penthol mente, buah dari jambu monyet. Atau yang lebih dikenal dengan kacang mete. Hampir 80 persen penduduk setempat, menekuni usaha mete. Ada yang bekerja sebagai petani \u2013sampingan-, pengepul, tengkulak dan buruh <i>ceklok<\/i> (pengupas) mete di Desa setempat.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti halnya yang di lakukan oleh Narto (65th) dan Sami (55th).\u00a0Dia mengaku, sejak tahun 1970-an, pasangan suami istri ini menekuni usaha menjadi perajin mete, hingga sekarang. Ia bekerja dibantu anak anaknya. Narto setiap hari me-ngupas mente dibantu keluarganya. Dalam sehari\u00a0hanya mampu menghasilkan 2 kg mete. Namun jika dibantu 4-5 anggota keluarganya bisa mencapai 5-7 kg mete.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahan baku <i>klatak<\/i> <i>mente<\/i> (glondong) didapatkan dari masarakat sekitar. Baik dari pasar Jatisrono, Slogohimo, Jatiroto dan beberapa daerah Kecamatan tetangga lainnya. Terkadang dikirim tengkulak dari luar daerah. Harga <i>klatak mente<\/i>\u00a0 Rp10.000,- \u00a0perkilogram. Mete kering siap goreng saat ini Rp.52000,-. Mete kualitas bagus Rp.60.000,- perkilogram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan mete super\u00a0 harganya Rp 70.000,- perkilogram. Agar bisa mendapatkan mete super maka harus disortir per-10 kilogram mete biasa. Padahal untuk mente satu kilogram ini dihasilkan dari 4 kilogram <i>klatak<\/i>. Mete yang dihasilkan\u00a0Narto-Sami ini dipasarkan ke daerah sekitar dan toko jajanan khas Wonogiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Narto-Sami juga mempunyai pelangan tetap. Yaitu pedagang jajanan dari Wonogiri kota. \u201cBulan seperti sekarang ini sepi. Lima bulan sebelum lebaran banyak datang pesanan dari mana-mana,\u201d ujar Narto kepada IW. Dalam sehari Narto-Sami bisa meraup untung minimal Rp.50.000,- saat sepi. Waktu lebaran bisa mendapatkan keuntungan jauh lebih banyak. Namun semua itu tergantung jumlah stok.[n420]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com &#8211; JATISRONO &#8211; Desa Tanjungsari dari jaman dahulu terkenal sebagai penghasil makanan ringan berbahan penthol mente, buah dari jambu monyet. Atau yang lebih dikenal dengan kacang mete. Hampir 80 persen penduduk setempat, menekuni usaha mete. Ada yang bekerja sebagai petani \u2013sampingan-, pengepul, tengkulak dan buruh ceklok (pengupas) mete di Desa setempat.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5136,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-14846","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14846"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14846\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}