{"id":11840,"date":"2012-07-29T22:00:18","date_gmt":"2012-07-29T15:00:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.infowonogiri.com\/?p=11840"},"modified":"2012-07-29T22:03:59","modified_gmt":"2012-07-29T15:03:59","slug":"di-wonogiri-ikan-gabus-mulai-langka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infowonogiri.com\/?p=11840","title":{"rendered":"Di Wonogiri Ikan Gabus Mulai Langka"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_11841\" aria-describedby=\"caption-attachment-11841\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ikan-kutuk.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11841\" title=\"ikan kutuk\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ikan-kutuk-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ikan-kutuk-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ikan-kutuk-342x227.jpg 342w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/ikan-kutuk.jpg 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11841\" class=\"wp-caption-text\">Kandungan albumin pada ikan kutuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh | Foto Nono<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">infowonogiri.com &#8211; BULUKERTO &#8211; Salah satu penduduk Buluketo ada yang sering berburu ikan Kutuk atau Kotes, atau yang lebih dikenal dengan ikan Gabus. Pemuda tersebut tidak mau dipublikasikan namanya. Ia hanya menyebutkan inisialnya saja, yaitu Yt.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saking langkanya kutuk, dia mencari kutuk sampai ke wilayah Ponorogo Jawa Timur. \u201cDi Bulukerto sudah tidak ada Kutuk. Kalaupun ada kotes (anak kutuk), kecil kecil,\u201d kata Yt. Kutuk, jaman dahulu mudah dijumpai di sungai sungai kecil, saat memancing maupun memet (menguras aliran sungai).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-decoration: underline;\"><strong>Kandungan albumin pada ikan kutuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karakter dan sifat ikan kutuk lebih banyak hidup dan berkembang di rawa rawa, daerah persawahan. Atau di sungai sungai yang arus airnya deras, cenderung dalam dan berlumpur, dan banyak ronga ronga (rong).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat musim penghujan, kutuk pasti naik melawan arus air dari bawah ke atas. Selain mencari makan, bertujuan bertelur hingga menetas. Nah pada saat musim kemarau, kutuk akan kembali turun ke rawa rawa, atau sungai yang dalam.<\/p>\n<figure id=\"attachment_11845\" aria-describedby=\"caption-attachment-11845\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/penjual-kutuk.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11845\" title=\"penjual kutuk\" src=\"http:\/\/www.infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/penjual-kutuk-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/penjual-kutuk-300x199.jpg 300w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/penjual-kutuk-342x227.jpg 342w, https:\/\/infowonogiri.com\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/penjual-kutuk.jpg 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11845\" class=\"wp-caption-text\">Penjual Ikan Kutuk \/ Ikan Gabus | Foto Sugiyarno<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika sampai musim kemarau ikan kutuk belum berhasil turun, maka ikan tersebut akan mati. Mati sendiri atau tertangkap. Jika mati sendiri, telur telur ikan kutuk tidak akan membusuk. Melainkan terbenam bersama lumpur yang mengering. Saat musim penghujan tiba, maka telur tersebut menetas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun saat ini, sejak kecanggihan teknologi, dan karena faktor keserakahan manusia, ikan kutuk terancam habis. Sebab ikan kutuk ditangkap dengan disetrum listrik\/aki, atau bahkan diobat\/dijenuh, sehingga telur-telur ikan kutuk mati, juga ikan khas yang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itupun menurut Yt, tidak didapatkan sendiri, melainkan membeli kepada para pemancing. Saat ini pun sangat jarang pemancing bisa mendapatkan kutuk besar. Memancing dapat kotes saja sangat sulit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenapa Yt berburu kutuk maupun kotes?. \u00a0Ternyata Yt, berburu kutuk untuk obat kakaknya yang sedang sakit. Mau tahu. Ternyata kepala, daging, hingga kulit ikan kutuk mengandung minyak albumin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Albumin adalah sejenis zat yang dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh manusia. Juga bisa membantu menyembuhkan luka luar yang tak kunjung sembuh. Bagi penderita hepatitis B dan penderita liver, maka Albumin sangat dibutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Caranya, ikan kutuk dimasak dengan cara dipepes bukan digoreng. Boleh daginnya dipotong-potong, kemudian dibungkus daun pisang. Lalu direbus atau dikukus. Setelah matang, bisa dinikmati saat masih hangat. Kandungan air rebusan juga baik jika untuk diminum, namun rasanya amis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Ponorogo harga ikan kutuk berbobot 1kg mencapai Rp. 90.000.- Ukuran lebih kecil seukuran 5gram seharga Rp.30.000,-.\u00a0Pun di Ponorogo hanya dapat dijumpai di satu tempat saja. Yaitu di Jl Raya Ponorogo-Pacitan Km 5 samping RSUD Ponorogo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ikan kutuk yang dijual di tempat tersebut, adalah ikan hasil tangkapan nelayan dengan menyetrum pada malam hari. Selain kutuk juga dijual ikan wader, udang kali dan belut dan lain lain.[nono@infowonogiri.com]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>infowonogiri.com &#8211; BULUKERTO &#8211; Salah satu penduduk Buluketo ada yang sering berburu ikan Kutuk atau Kotes, atau yang lebih dikenal dengan ikan Gabus. Pemuda tersebut tidak mau dipublikasikan namanya. Ia hanya menyebutkan inisialnya saja, yaitu Yt.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11845,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-11840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11840"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11840\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infowonogiri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}