Sukses Asuransikan 2.197 Ekor Sapi, Wonogiri Juara Satu Se Jateng

0 291

INFOWONOGIRI-REGIONAL-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, memberikan penghargaan kepada Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (LAPERNAK) Kabupaten Wonogiri s.

Penghargaan itu diberikan lantaran LAPERNAK Kabupaten Wonogiri meraih Juara I Jumlah Peserta AUTS/K Terbanyak Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020.

KAMTO,S.TP Kasi. Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Ternak. Dinas Kelautan dan Perikanan Dan Peternakan Kab. Wonogiri.( Dislapernak Wonogiri)
KAMTO,S.TP Kasi. Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Ternak. Dinas Kelautan dan Perikanan Dan Peternakan Kab. Wonogiri.( Dislapernak Wonogiri)

Kepala Dinas LAPERNAK Kabupaten Wonogiri Ir. Sutardi MMA melalui Kepala Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Ternak LAPERNAK, Kamto S.TP melaporkan, bahwa AUTS adalah Asuransi Usaha Ternak Sapi.

Kegiatan AUTS telah memberikan bantuan premi dan jumlah klaim asuransi kepada peserta yang mendaftar AUTS. Peserta AUTS di Kabupaten Wonogiri mengalami kemajuan sangat pesat. Program AUTS dimulai tahun 2016 dengan peserta 126 peternak.

Setahun berikutnya melonjak hampir 100 %, 224 peserta. Tahun 2018 naik hampir 500%, yaitu 929 peserta. Pada tahun 2019 naik lagi menjadi 1056 peserta. “Tahun ini 2020 kemarin telah mencapai 2197 peserta. Total nilai klaim mencapai 221.200.000,” kata Kamto dalam siaran persnya.

Kamto menjelaskan, minat peternak sapi mengikuti asuransi terus mengalami peningkatan. Karena bayar preminya ringan. Manfaatnya nyata. Premi program AUTS Rp.40.000 perekor pertahun.

Usaha ternak sapi mempunyai resiko kegagalan. AUTS memberikan perlindungan dalam bentuk ganti rugi kepada peternak jika terjadi kematian sapi karena penyakit, kecelakaan, beranak, dan kehilangan kecurian. Sehingga peternak dapat melanjutkan usahanya.

Untuk mengikuti program AUTS syaratnya memiliki sapi indukan betina umur 1 tahun, sapi memiliki identitas (eartag, necktag, microchip) dan membayar Rp.40 ribu pertahun perekor.

Jika telah menjadi peserta AUTS maka dapat klaim sapi mati sebesar Rp.10 juta. Sapi sakit dan dipotong paksa dapat Rp.5 juta. Sedangkan sapi hilang karena kecurian Rp.7 juta. (Baguss Sarengat)

error: Content is protected !!