Viral Siaran Langsung Lisus di Karamba Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

0 987


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Viral. Peristiwa alam puting beliung atau lisus terjadi sekira pukul 16.00 Wib, Rabu (20/1/2021) di wilayah Karamba perairan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Fenomena alam ini menggemparkan wilayah Kabupaten Wonogiri, sampai di wilayah Solo Raya. Kejadian itu terekam menggunakan kamera HP dan tersebar melalui aplikasi Grup Whats App (WAG) dan media sosial.

foto-foto Dok Sukamto Kades Sendang


Ketua Paguyuban Nelayan Wonogiri Nila Kencana Bob Sugiyanto melaporkan, peristiwa itu terjadi selepas pukul 16.00 Wib. Diawali dengan cuaca mendung, tebal. Berlanjut terjadi fenomena pusaran air di tengah WGM sisi timur karamba. Video terekam kurang lebih 40.40 detik sampai ke menit 90.


Awalnya pusaran kecil. Membesar. Pusaran terus begerser atau berjalan ke arah Selatan. Menuju ke daratan. Dan, makin membesar mengarah ke daratan WGM. Kemudian pusaran kembali ke tengah WGM. “Saya merekam di pinggir WGM, tepatnya dari lokasi rumah makan Nila Kencana,” lapor Bob Sugiyanto.


Tampak seorang nelayan yang berusaha menepi menggunakan perahu dayung. Nelayan itu beruaha menjauhi pusaran air. Hujan mulai turun. Angin berhembus kencang. Kemudian juga terjadi hujan sangat deras. Pusaran air dan angin makin besar.


Sementara video lain, yang belum diketahui perekamnya, dan tidak diketahui dari mana merekamnya, tempat menyiarkan kejadian alam itu. Dalam video terlihat angin berada di atas perairan WGM. Angin menggulung berputar bulat naik ke atas meninggalkan perairan WGM.


Kepala Desa Sendang Kecamatan Wonogiri Sukamto melaporkan tidak ada korban jiwa, mau kerugian materi akibat kerusakan peristiwa itu. “Benar adanya kejadian itu. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan tidak ada kerugian materi,” kata Sukamto. Laporan yang sama juga disampaikan Sekdes Sendang, Agung Susanto.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bambang Haryanto melaporkan, peristiwa alam itu mulai terjadi sejak sekira pukul 15.30 Wib. Berlangsung selama kurang lebih 15 menit. “Arah putaran angin dari tengah WGM menuju ke barat, sebelum sampai ke pemukiman sekira 1 km arah angin kembali ke selatan. Tidak ada dampak yang ditimbulkan,” kata Bambang. (baguss)

error: Content is protected !!