Ahmad Zarif; Penuhi Hak Allah. Niscaya Allah Akan Memenuhi Hak-mu

0 417

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ahmad Zarif terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wonogiri.

Zarif ditetapkan sebagai Ketua DPD pada acara Musyawarah Daerah (Musda) ke V, Senin (28/12/2020) di Kantor DPD PKS Bulusulur Wonogiri. Acara Musda V diselenggarakan melalui aplikasi Zoom serempak se Indonesia.

Musda V dihadiri kalangan terbatas, yaitu pengurus Kabupaten/Kota.
Zarif akan memimpin partai berlambang padi dan kapas dengan warna baru, oranye mulai 2020 s/d 2025. Dia menggantikan Ketua DPD PKS periode 2015 – 2020 dr Ngadiono.

Zarif mengalahkan tujuh kandidat lain. Yaitu Wawan Arifianto, Harmoko, Krisyanto, Lilik ismudianto, Anis Adianto, Adi Suwito dan Sutikno.

Proses terpilihnya Zarif tak serta merta. Diusulkan kader melalui pemilihan umum internal yaitu Pemira. Pemira melibatkan kader pendukung, penggerak dan pelopor.

Setiap unit pembinaan anggota (UPA) PKS mengusulkan delapan (8) nama. Satu diantaranya adalah Zarif. Dia meraih nilai tertinggi disusul Wawan Arifianto. Lalu nama A Zarif diusung ke Wilayah Dakwah dan diolah oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Menjadi “bos” perusahaan partai politik tentu tidaklah mudah. Butuh pikiran. Waktu. Tenaga. Biaya. Terlebih di era “Milenial Transaksional”. Kompetisi meraih simpati masyarakat makin ketat.

Namun Zarif menyatakan siap untuk melanjutkan perjuangan generasi pendahulunya. Zarif mempunyai keyakinan jika amanah ini dikerjakan bersama pengurus dan kader lain, maka amanah itu terasa makin ringan.

Setiap derap langkah kehidupanya, Zarif mencoba selalu memenuhi hak Allah, maka Allah akan memenuhi hak hambanya. Tanggungjawab dan beban adalah sunatullah. Amanah bukanlah beban. Tetapi peluang kebaikan.

Zarif menyatakan terpilihnya dirinya bukan atas kemauan dirinya, melainkan atas ridho-Nya. Dalam lima tahun ke depan, Zarif berencana, ins sya Allah,

Menjadi “bos” perusahaan partai politik tentu tidaklah mudah. Butuh pikiran. Waktu. Tenaga. Biaya. Terlebih di era “Milenial”. Di era penuh transaksional. Kompetisi meraih simpati masyarakat makin ketat.

Namun Zarif menyatakan siap untuk melanjutkan perjuangan generasi pendahulunya. Zarif mempunyai keyakinan jika amanah ini dikerjakan bersama pengurus dan kader lain, maka amanah itu terasa makin ringan.

Setiap derap langkah kehidupanya, Zarif mencoba selalu memenuhi hak Allah, maka Allah akan memenuhi hak hambanya. Tanggungjawab dan beban adalah sunatullah. Amanah bukanlah beban. Tetapi peluang kebaikan.

Zarif menyatakan terpilihnya dirinya bukan atas kemauan dirinya, melainkan atas ridho-Nya. Dalam lima tahun ke depan, Zarif akan berusaha memenuhi target perolehan suara mencapai 15% dari pemilih Wonogiri.

Sebagai pribadi Kader PKS, Zarif berencana ins sya Allah, tidak akan mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif. Selama ini Zarif sudah pernah menikmati 10 tahun sebagai wakil rakyat. Pada periode 2004 s/d 2014. (baguss)

error: Content is protected !!