Pemilik Mobil Mewah Tolak Dicatat Nopol & Nomor HP-nya Saat Beli Solar Subsidi

0 831

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Pemilik mobil mewah menolak dicatat plat nopol mobil dan nomor hand phonenya, ketika hendak bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi.

“Seperti pengendara pribadi mobil Fortuner, dan mobil Pajero,” kata Kepala SPBU Wonoboyo Wonogiri, Kamis (12/11/2020) di kantornya.

Jika kenyataan tidak mau dicatat nopol mobil dan nomor HP-nya, maka operator SPBU wajib tidak melayani pembelian solar subsidi.

Maka pelanggan disarankan membeli solar non subsidi. Yaitu Dexlite atau Pertamina Dex. Ada selisih harga hampir separuh antara subsidi vs non subsidi. Solar subsidi Rp.5.150. Dexlite Rp.9.500. Pertamina Dex Rp.10.200.

Begitulah memang aturan Badan Pengatur Hilir Minyak & Gas Bumi (BPH-Migas) dalam SK Nomor 4 Th 2020. SK tersebut harus dilaksanakan Pertamina dan mitranya, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Di wilayah Kabupaten Wonogiri SK tersebut dilaksanakan sejak sekira sebulan silam. Pecatatan dilakukan secara manual. Belum menggunakan teknologi digital.

Lantaran di wilayah Kabupaten Wonogiri, belum semua SPBU didukung peralatan digital. Peralatan digital itu mesin pompa BBM dan mesin pencatat nopol dan nomor HP berjalan sistematis.

“Manakala pelanggan Solar Subsidi tidak teridentifikasi nopol, nama dan nomor HP-nya, maka mesin pompa tidak bisa mengalir (keluar),” terang H. Teguh.

Peralatan teknologi pompa digital itu kerjasama Pertamina & Telkom. Namun belum semua pompa bensin tersedia. H. Teguh tidak menyebut SPBU mana yang telah menggunakan pompa sistem digital.

“Salah satu tahapan dicatat plat nopol, nama dan nomor HPnya,” kata H. Teguh. Tujuan dari semua itu adalah untuk mengetahui solar subsidi telah tepat sasaran atau tidak.

Sedangkan pembeli solar subsidi dari petani atau UMKM yang membeli menggunakan jerigen maka ditulis nomor surat ijin yang diterbitkan dari Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan setempat.

Sementara fakta lain menyebutka pelanggan Solar Subsidi untuk jenis mobil niaga, mayoritas tidak menolak nopol mobil, nama dan HP-nya dicatat.

Terpisah Corporate Secretary
Pertamina Patra Niaga Subholding Pertamina Commercial and Trading,
Putut Andriatno telah dikonfirmasi, namun belum menjelaskan. (baguss)

error: Content is protected !!