Lika Liku Babinsa Menjadi Memimpin Pasukan Bebek

0 208


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ini kisah Anggota TNI di Kodim 0728 Wonogiri. Namanya Widodo. Pangkat Pelda. Jabatan anggota Babinsa di Koramil 07 Tirtomoyo. Widodo tinggal di Lingkungan Joho Lor Rt 02 Rw 04 Kelurahan Giriwono Kecamatan Wonogiri.

Kisahnya bukan tentang pengalaman menjadi Babinsa. Melainkan suka dukanya beternak bebek petelur. Tak disangka. Tak diduga. Ternyata ternak bebek petelur bisa menghasilkan puluhan juta dalam sebulan. Seperti apa kisanya.


Widodo awalnya ternak sapi delapan ekor. Karena lahan pekarangan dekat rumah masih luas, Widodo membikin kandang. Untuk ternak ayam kampung jawa super. Namun gagal. Lalu Widodo kosultasi dengan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Lapernak) Wonogiri.


“Pegawai Dinas Lapernak mengarahkan saya ternak bebek petelur. Sejak tahun 2012 sampai sekarang ini,” ungkap Widodo Minggu (13/9/2020). Naik turun, untung rugi dan kegagalan dalam usaha dianggapnya sebagai hal biasa.


Terpenting adalah keterpurukan tidak menyurutkan semangat wirausaha. Jatuh bangun usaha membawa hikmah dan ilmu. Sehingga Widodo bisa bangkit dan sukses seperti saat ini. Keberhasilannya tidak terlepas dari kekompakan Tutik Sri Lestari, istrinya.


Ternak bebek petelur dimulai hanya sekitar 100 ekor. Lalu bertambah menjadi 300 ekor. Kemudian meningkat menjadi 500 ekor. Kini telah mencapai 700 ekor. “Lahan masih luas, tapi saya tidak berani mengisi lebih. Karena kandang kami dekat pemukiman,” terangnya.


Setiap hari, 700 ekor bebek piaraannya mampu mengahasilkan telur sebanyak 550 butir. Satu butir telur bebek mentah dijual Rp 1.800 perbutir. Telur asin Rp 2.300 perbutir. Total penghasilan sekitar Rp.10 Jutaan perbulan.


“Setiap hari ada pedagang ke sini. Saat ini kami kewalahan meladeni permintaan pasar,” ujarnya.Biaya opersional ternak bebek ternyata juga tinggi. Dalam sehari Widodo mergogoh kocek Rp 450 ribu untuk membeli pakan 700 ekor bebek. Termasuk membeli pakan campuran seperti bekatul poles, nasi aking dan pakan jadi (konsentrat).


Ketersediaan pakan ternak tidak kesulitan.Karena sudah ada penjual. Bekatul poles didatangkan dari Sragen. Pakan konsentrat didatangkan dari Ponorogo. Nasi aking didatangkan dari Tulungagung Jatim.


Kesuksesan Widodo berternak bebek petelur menjadi inspirasi rekan-rekan sejawatnya. Banyak tentara purna tugas belajar bisnis bebek petelur di rumahnya. “Ini bekal saya ketika purna tugas November tahun ini,” katanya.
Widodo sangat bersyukur, hasil ternak bebek petelur bisa untuk biaya sekolah anak anak. Anak pertama Arief Widiantoro pangkat Prajurit Satu (Pratu) Dinas di Denpom II Palembang. Anak kedua Galih Dwi Wibowo Prajurit Dua (Prada) Dinas di Zipur 9 Kostrad Bandung. (Begug/Bagus).

error: Content is protected !!