Geger, Dua Kubu Paslon Ngotot, Rencana Kampanye Damai Tertunda

0 634

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Rencana Kampanye Pemilu Damai 2020 dua pasangan calon (Paslon) Bupati Wonogiri tertunda. Sedianya kampanye dalam bentuk konvoi kendaraan digelar mulai pukul 09.00 Wib, Sabtu (26/9/2020) di Wonogiri Kota.

Peserta Kampanye Damai adalah Paslon nomor urut 1 H. Hartanto SH.MH – Drs Joko Purnomo (HARJO), dan perwakilan Parpol pengusung serta Parpol pendukungnya. Dan, Paslon nomor urut 2 Joko Sutopo – Setyo Sukarno (JOSSS).

Kedua kubu ngotot. Sama sama tidak mau menandatangani kesepakatan kampanye pemilu damai.

Kubu JOSSS mempermasalahkan kata “Nyawiji” yang ditulis di dalam berbagai poster, baliho, spanduk dan meme dipasang di media luar ruang maupun media sosial (medsos). Kubu JOSSS mengklaim kata “Nyawiji” miliknya. Karyanya.

Sementara kubu HARJO berusaha tetap mempertahankan bahwa kata “Nyawiji” milik ranah publik (umum). Karena kubu JOSSS tidak menunjukan bukti secara hukum apakah kata “Nyawiji” sudah diHakPatenkan sesuai UU HAKI?

Manakala tidak bisa menunjukan bukti hukum, maka kata tersebut bukan milik Paslon yang diusung PDI Perjuangan, PAN, Golkar, PPP dan PSI itu.

Artikel ini dirangkum dari pantauan berbagai grup Paslon Bupati. Ketua tim pemenangan kubu JOSSS Sriyono belum memberikan konfirmasinya.

Pantauan IW, acara deklarasi kampanye pemilu damai diskors sampai batas waktu yang belum jelas. Ketua KPU Toto Sih Setyo Adi dan anggota komisioner hadir menfasilitasi kegiatan itu. Petugas keamanan dari Polres dan Kodim Wonogiri hadir mengamankan. (baguss)

error: Content is protected !!