Di Dekat JLS Dibangun Masjid “Agro Nur Sifa”

0 123

INFOWONOGIRI.COM-GIRITONTRO-Di Jalur Lingkar Selatan-selatan (JLS) terdapat Masjid “Agro Nur Sifa”, tepatnya di Dusun Sinung Rt 1 RW 7 Desa Suci Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri.

Memang dari JLS masjid ini tidak terlihat. Perlu dipasng papan nama dan penunjuk arah. Sehingga masjid ini bisa diketahui banyak orang. Tidak hanya bagi warga lingkungan Sinung. Tetapi juga bagi musyafir.

Kira kira dari JLS berjarak 50 meter. Relative dekat. Begitu masuk maka terlihat masjid yang dikelilingi pagar permanen dilengkapi ornament berbahan baku sejenis tembaga. Terlihat unik dan kokoh.

Halaman parkir luas. Cukup untuk menampung 20 mobil pribadi dan puluhan sepeda motor. Dilengkapi pohon peneduh. Bus AKAP dapat diparkir masuk di halaman. Atau diparkir di tepi Jalan Desa di samping masjid ini.

Di halaman terdapat fasilitas gasebo. Gazebo dapat dimanfaatkan untuk berteduh pengunjung. Jika ingin buang hajat, jangan khawatir. Telah dibangun kamar mandi, toilet, dan tempat wudu. Untuk ikhwan maupun akhwat.

Kita lihat lebih dekat. Masjid ini tidak terlalu lebar. Kira kira bangunan utama mampu menampung 6 s/d 7 shof jamaah. Teras kira kira berukuran 2 meter mengelilingi bangunan utama di sisi utara selatan dan timur. Lantai bangunan utama dan teras berbahan granit pilihan.

Masjid ini memang belum sempurna. Karena belum lama dibangun. Terlihat beberapa orang sedang bekerja. Men-finising beberapa bangunan. Beruntung sebelum memulai pekerjaan, tim IW sempat ngobrol sesaat.

Masjid ini dibangun mulai tahun 2019 di lahan sekira 5600 m. Bangunan utama masjid, berukuran lebar muka 14 m x panjang 16 meter. Dilengkapi MCK, tempat wudhu, cermin, almari perangkat sholat dan perpustakaan mini.

Menariknya, ternyata takmir masjid “Agro Nur Sifa” menyediakan mobil inventaris satu unit Ford Rangger dobel cabin. “Mobil dobel kabin itu untuk kepentingan social,” kata Ir Saptarsono alias Sapto penasehat takmir.

Masjid Agro Nur Sifa dibangun dari dana keluarga besar Sapto. Tanah pembangunan telah resmi wakaf yang diterbitkan KUA Pracimantoro Kemenag Kab. Wonogiri. Sehingga semua telah sesuai peraturan.

Pembangunan masjid ini tampa arsitektur dan konsultan khusus. Rancang gambar dan bangun dibikin sendiri oleh Sapto. Model pagar, daun pintu, jendela, langit-langit, podium, atap dan lantai sampai penataan semua ide Sapto.

Catatan pembangunan masjid ini menghabiskan dana sekira Rp.1,3 milyar. Meski terbilang banyak, namun belum tampak penyelesaian akhir. Malah masih membangun “Pendopo Musafir” dan taman peneduh. Pendopo dimaksudkan untuk istirahat “pengembara”.

Keberadaan masjid ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat islam di sekitarnya. Diantaranya rutin jamaah sholat wajib, sholat jumat, pengajian, dan Taman Pendidikan Al Quran. (baguss)

error: Content is protected !!