Orang Tua Tidak Ada Firasat, Sebelum Mendaki Tirakatan Malam 1 Syuro

0 157

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Menjelang pergantian tahun baru Islam 1 Syuro 1442 H, Angga tirakatan syuran bersama tetangga kampung.

Keesokan harinya, Angga mengeluhkan tidak enak badannya. Terasa pegal pegal. Ibunya menyarankan agar Angga periksa dan suntik ke dokter.
Namun Angga menolak. Alasannya karena tidak terbiasa suntik. Lalu Angga meminta dikeroki. Pada lain waktu Angga terapi pijat.

Baca Juga : Pendaki Wonogiri Meninggal di Puncak Pendakian Cemorosewu Gunung Lawu

Pada Sabtu (23/8/2020) Angga meminta ijin pergi mendaki ke Gunung Lawu. Ibu mengingatkan jika tubuhnya belum sehat, tidak usah mendaki.

Namun Angga mengaku sudah fit. Hari itu Angga dibantu temannya, Robet menyiapkan bekal dan perlengkapan mendaki. Sabtu sekira pukul 17.00 Wib, Angga dkk ( 5 orang) berangkat dari rumah Angga. Mengendarai Honda Jazz RS B 1689 WOL.

“Mengajak juga sama adiknya. Adiknya menolak. Alasannya mendadak,” tutur ibunya tampak kuat. Hari itulah perpisahan terakhir Angga dengan keluarganya. Orang tuanya mengaku tidak ada firasat apapun. “Tidak ada firasat,” kata ayah ibu nyaris bersamaan.

Baca Juga : Sikap Aneh Menjelang Kematian Pendaki Gunung Lawu Asal Wonogiri

Lebih dari itu, ayahnya keberatan menceritakan. Karena masih merasakan duka yang mendalam. Pada kesempatan lain, ayahnya mempersilahkan silaturahmi kembali. Dia berterimakasih para tetangga dan tamu hadir mendoakan kebaikan untuk Angga. (baguss)

error: Content is protected !!