Kapolres Launching Kampung Tangguh Nusantara Candi

0 51


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing SIK, MH, MSI me-launching Kampung Tangguh Nusantara Candi, pada Selasa (23/6/2020) di Dusun Manjung Wetan Rt 02 Rw 03 Desa Manjung Kecamatan Wonogiri.


Kades Manjung Hartono melaporkan, Desanya bebas Covid 19. Jumlah pemudik sekira 270 orang. Semua meng-karantina mandiri. “Warga Manjung, Polsekta dan Puskesmas selalu bekerja sama mencegah penyebaran covid 19. Terimakasih Desa Manjung dijadikan Kampung Tangguh Nusantara Candi,” katanya.


Camat Wonogiri Djoko Purwidyatmo SSos, M.M hadir dan turut bergembira. Dia berharap Kades lain mengikuti apa yang telah dilaksanakan Pemdes Manjung. “Kami sangat bahagia dan bangga dengan kegiatan ini,” katanya.
Kebahagian yang sama dirasakan Kapolsek Wonogiri Kota AKP Dr. Dwi Krisyanto SH, MM, MH. “Polsekta merasa tersanjung kerawuhan Bapak Kapolres Wonogiri. Kami bangga atas kepemimpinan beliau. Tahun ini mencanangkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Mohon dukungan dan doa masyarakat Manjung agar Zona Integritas terwujud. Motto Polres Wonogiri Sahabat. Singkatan dari Sinergi, Handal, Humanis, Antisipatif, Berinovasi, Amanah, Terpercaya,” katanya.


Kapolres berterimakasih kepada semua pihak. Kampung Tangguh Nusantara Candi dibentuk atas perintah Kapolda Jateng. Diperintahkan serentak di seluruh 25 Polsek jajaran. Tujuan untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran covid-19. Mengatasi masalah akibat pandemi Covid-19, di bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, keamanan, dan ketertiban


Fokus utama Kampung Tangguh Nusantara adalah tangguh Kesehatan jasmani dan rohani. Tangguh sosial ekonomi. Tangguh keamanan. Tangguh informasi dan kreativitas.


Update terakhir 22 Juni 2020 di Indonesia, ada 46.845 orang positif covid 19. 2.500 jiwa meninggal. Masyarakat diharapkan tidak beranggapan covid telah berakhir. Jangan salah artikan new normal. New normal bukan berarti kehidupan kembali normal seperti sebelum terjadi wabah Covid 19.

New normal berarti masyarakat diizinkan aktivitas normal. Namun tetap ber-protokol kesehatan. Masker; jaga jarak; hindari sentuh segitiga wajah (mata, hidung, mulut); Cuci tangan; Terapkan etika batuk dan bersin; usahakan minim sentuh benda di tempat umum; segera steril badan, baju dan barang pasca berpergian; jaga sehat dan bersih; isolasi mandiri jika ada gejala demam, flu dan batuk.


Contoh kasus Covid 19 di Gayamsari, Semarang. Disebabkan pesta pernikahan yang abaikan protokol Covid 19 pada (16/6/2020) memakan 2 korban meninggal dan 1 kritis karena infeksi covid-19. 30 lainnya positif corona setelah ditracing. Karena itu, tetap harus waspada. Sementara itu Polres Wonogiri telah menyiapkan beras 10 ton untuk warga terdampak Covid 19. Saatr itu juga 25 warga Desa Manjung mendapatkan jatah bingkisan. (baguss)




error: Content is protected !!