Berkali-kali Warga Jatisari Jatisrono Diteror Ular

0 1.442


INFOWONOGIRI.COM-JATISRONO-Warga Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono beberapa kali “diteror” oleh kemunculan ular pithon di wilayah setempat. Ular berukuran cukup besar itu muncul di pekarangan, di sawah, di sungai dan tanaman rumpun bambu.

Ular yang ditangkap warga Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono. (foto/Dok Kades Jatisari/Teguh).

Dalam dua hari belakangan ular itu muncul di dua tempat yang berbeda. Yaitu di Dusun Jatirejo RT 05 dan di Dusun Tanduran RT 03 Desa Jatisari. Kedua lokasi penemuan ular itu terlewati arus aliran sungai yang sama, yaitu sungai Jatisari.


Kepala Desa Jatisari Teguh Subroto menceritakan, kedua ular itu berhasil ditangkap. Kini ular telah ditempatkan di kandang yang diyakini aman. Kedua ular itu ukurannya hamper sama. Masing masing memiliki panjang sekira 3,5 m dan diameter se-kaki orang dewasa.


Ceritanya, kemunculan ular pithon di wilayah setempat, berawal sejak kurang lebih lima tahun lalu. Saat itu ada warga yang menangkap ular pithon. Kemudian dipelihara di kandang ayam, berbahan kawat. Namun ular terlepas, hilang.
Warga berusaha mecari lagi ular itu. Namam gagal menemukan kembali. Satu tahun terakhir beredar kabar ada beberapa tempat “sarang” ular berukuran besar. Kemungkinan ular yang terlepas dulu bertelur berkembang biak.


Selama ini, tidak ada kabar laporan kehilangan hewan piaran warga sekitar. Baik ayam, bebek, itik maupun kambing. Asal tahu, ular pithon suka dengan daging hewan unggas dan raja kaya. “Ðiprediksi masih ada beberapa ular besar di sekitar Jatisari,” kata Teguh.


Tertangkapnya ular ular itu menghebohkan warga. Menyebar ke penduduk desa setempat. Warga berdatangan ingin menyaksikan ular dari dekat. Kemudian merekam dan mengabadikan dengan kamera ponselnya. (baguss)

error: Content is protected !!