Ngintip Dapur Penjara Wonogiri, Selama Puasa Romadhan 1441 H

0 325

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Katanya, sudah bukan rahasia lagi. Hidup di dalam penjara menu makanya tidak enak. Nasinya pera (keras). Lauknya sayur itu itu saja. Sayur bening. Lodeh. Lauknya tempe. Ikan asin. Itu dulu.

Kanwil Kementerian Hukum dan HAM RI Jawa Tengah Priyadi saat ike Rutan B Wonogiri | Foto bagus Sarengat/infowonogiri.com

Coba sekarang. Benarkah? Pada puasa romadhan hari ke 22 Jumat (15/5/2020) jurnalis IW mengunjungi dapur masak Rumah Tahanan (Rutan) II B Wonogiri. Para juru masak setiap hari, selama bulan puasa ini, memasak nasi dengan bahan baku minimal 45 kg beras.

Kebutuhan nasi itu untuk makan sekira 315 warga binaan. Baik nara pidana (napi), tahanan titipan Polres Wonogiri dan titipan Kejaksaan Wonogiri. Mereka mengaku buka puasa nasi sayur lodeh dilengkapi lauk ayam goreng. Ada kolak juga. “Waktu sahur sudah dibuka mulai pukul 02.00 Wib, sayur sop,” kata seorang juru masak.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM RI Jawa Tengah Priyadi menanyakan kekurangan air tidak di Dapur Rutan Wonogiri. “Tidak ada pak.” Jawab juru masak. Makanannya enak gak? Mereka menjawab “Alhamdulillah enak” jawabnya hampir serempak.  

Asal tahu Kepala Ombusman RI Jawa Tengah Siti Farida juga hadir ke Dapur Rutan Wonogiri, turut mengomentari. “Masak sendiri, ya tentu enak lah,” kata Farida. Selanjutnya, Priyadi memberikan masukan. Agar para juru masak tidak mengenakan alas kaki. “Sandal dilepas. Taruh di luar. Makin kering making bagus,” katanya.

Menjawab saran itu, para juru masak mengatakan siap. “Kapan akan dilaksanakan?,” Tanya Priyadi. “Saat ini juga,” jawab para juru masak. (baguss)

error: Content is protected !!