Camat Kapolsek & Danramil Gagal Fasilitasi Kasus Kades Jeporo

0 1.439

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Jatipurno (Forkompinca) gagal atau belum berhasil menfasilitasi kasus Kepala Desa Jeporo dengan rakyatnya.

Sedianya, Forkompinca mempertemukan Kades Jeporo dengan Gunarto SH. MH selaku kuasa hukum Katiman dan keluarganya, pukul 10.00 Wib Selasa (21/4/2020) di Kantor Desa Jeporo Kecamatan Jatipurno.

Gunarto telah datang di awal waktu sebelum jadwal yang ditetapkan. Saat Gunarto datang, Kades Jeporo tidak ada di kantornya. Para perangkatnya juga tidak ada di tempat. Hanya ada satu staf wanita berjilbab yang menerima tamu dan melayani transaksi uang. Pada waktu yang sama, telah hadir seorang anggota Koramil Jatipurno, Anggota Polsek Jatipurno, Sekcam Jatipurno dan seorang stafnya.

“Saya sudah datang dan menunggu sampai pukul 10.30 Wib. Karena tidak ada, maka saya melanjutkan pekerjaan lain,” kata Gunarto. Gunarto berpendapat Kades Jeporo tidak menghargai waktu, tidak disiplin dan tidak menghormati diri sendiri sebagai tuan rumah yang mengundang tamu. Kades Jeporo dianggap tidak memiliki etika birokrasi dan bermasyarakat.

Pantauan wartawan Infowonogiri.Com, Kades Jeporo Suyato sempat terlihat di dalam mobil dinas Polsek Jatipuno yang melintas di depan Kantor Desa Jeporo ke arah utara. Di dalam mobil tersebut terlihat Kapolsek Jatipurno AKP Edi Hanranto duduk di jok belakang kanan. Di jok depan ada anggota Polsek dan seorang pengemudi.

Kades Suyato mengatakan akan mengantarkan Kapolsek terlebih dahulu. Entah kemana? Akhirnya Gunarto pergi meninggalkan kantor Desa Jeporo. Sampai pukul 19.00 Wib tidak ada keterangan apapun. Meski telah dikonfirmasi ulang.

Wartawan IW juga telah ke Kantor Kecamatan Jatipurno. Camat Bahari tidak ada di tempat. Menurut stafnya, Bahari acara di Kabupaten Wonogiri. Camat telah mendelegasikan Kapolsek Jatipurno untuk menfasilitasinya.

Seperti diberitakan Katiman menggugat Kades Jeporo. Lantaran Kades Jeporo telah membuat surat laporan KLB ke BPBD Kabupaten Wonogiri.

Disebutkan anggota keluarga Katiman meninggal karena virus Covid 19 dan menetapkan keluarganya sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Katiman membantah. Anaknya meninggal saat melahirkan karena faktor lain. Katiman menggugat dengan menyomasi Kades Jeporo. Katiman merasa laporan itu merugikan pihaknya. (baguss)

error: Content is protected !!