Bank Jateng Belum Umumkan Penangguhan Angsuran

0 357

INFOWONOGIRI.COM-KOTA- Di tengah lesunya perekonomian masyarakat akibat pandemic Covid 19, beredar luas “meme” Bank Jateng yang berisi himbuan bagi para nasabahnya. Himbuan itu mengingatkan agar para nasabahnya tetap membayar kewajiban angsuran bank Jateng.


Meme tersebut dipertanyakan oleh sejumlah nasabah bank plat merah ini. Meme itu membingungkan dan dianggap bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Nasabah mengancam akan melaporkan bank Jateng ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jika meme itu benar adanya. Mengingat Presiden RI Joko Widodo telah membuat surat keputusan tentang restrukturisasi dan relaksasi bagi UMKM yang menjadi nasabah perbankan.

Berikut kutipan asli meme yang viral di medsos itu. “Kepada nasabah bank jateng Yth. Dengan adanya wabah Covid 19 (corona) yang sangat luar biasa ini, kami dari bank Jateng untuk saat ini belum informasi terkait penangguhan angsuran. Jadi dihimbau bagi nasabah yang memiliki kewajiban pembayaran angsuran di bank Jateng, dibayar tetap seperti biasanya. Pembayaran bisa ditransfer, datang langsung ke bank Jateng atau dibantu oleh petugas Bank Jateng untuk menitipkan angsuran”.

Namun pihak Bank Jateng Cabang Wonogiri, menyatakan bahwa pengumuman dalam meme tersebut bukan dibuat oleh manajemen bank Jateng. Bank Jateng juga belum mengumumkan secaera resmi. Sejauh ini Bank Jateng belum menindaklanjuti Keputusan Presiden. Alasannya kebijaan Presiden masih dibahas di kantor Pusat Bank Jateng.

“Kami belum mengumumkan penangguhan angsuran bagi para nasabahnya. Kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari kantor pusat. Bagi yang ingin mengajukan relaksasi dipersilahkan,” kata Irson staf Analis dan Kredit mewakili Pimpinan Bank Jateng Cabang Wonogiri Senin (30/3/2020) di kantornya. Lebih detil, Irson menjanjikan data pada kesempatan lain.

Namun sampai Rabu (1/3/2020) pihaknya belum memenuhi janjinya. Dia berdalih, semua data informasi nasabah dan kebijakan restrukturisasi maupun relaksaasi perbankan mennadi kebijakan pimpinan. (baguss)

error: Content is protected !!