75 Warga Binaan Rutan Wonogiri Dibebaskan

0 256

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Ada 75 orang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) II B Wonogiri dibebaskan Kepala Rutan Wonogiri. Nara pidana sebanyak dibebaskan secara bertahap. Dimulai sejak Rabu tanggal 1 sampai tanggal 6 April kemarin.

Kepala Rutan Wonogiri Urip Dharmayoga melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Agus Susanto, Selasa (7/4/2020) mengatakan, tahap pertama sebanyak 26 orang. Tahap kedua 38 orang. Tahap ketiga 8 orang. Tahap ke 4 ada 3 orang.

Dasar Rutan Wonogiri membebaskan adalah Peraturan Menteri (Permen) nomor 10 tahun 2020 dan Keputusan Menteri (Kepmen) Kementiran Hukum Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI. Yaitu tentang pengelkuaran dan pembeasan Napi melalui asimilasi di rumah.

Mereka adalah Napi penerima yang tidak terkait Peraturan Presiden (PP) nomor 99 tahun 2012. PP tersebut tentang tata cara pelaksaan hak warga binaan pemasyarakatan. Dalam klausul disebutkan, bawha Napi Terorisme, Bandar Narkoba, Kejahatan Terhadap Negara dan korupsi tidak bisa bebas.

Napi Rutan Wonogiri yang mendapatkan SK pembebasan asalah pelaku Pidana Anak, Narkotika non PP 99 tahun 2012, UU Kesehatan, Pidana Umum (Pidum) Perjudian, Pencurian, Penggelapan, Penganiayaan dan UU Lalulintas.

“Mekanismenya, Napi yang dibebaskan melalui tahap persidangan oleh tim pengamat pemasyarakatan,” kata Agus Susanto. Tim terdiri dari pejabat structural/non strukral, Danjaga dan medis. Hasilnya dikordinasikan dengan BAPAS, Kejaksaan Wonogiri untuk penelitian masyarakat.

Setelah kembali ke keluarganya, mereka masih menjadi klien Bapas untuk dilakukan pengawasan dan pembimbingan, dan mengisi surat pernyataan. “Napi bebas harus melakukan karantina mandiri di rumah. Tujuannya agar membantu memutus penyebaran Covid 19,” kata Agus Susanto.

Sementara sejak pandemic Covid 19, Rutan Wonogiri tidak menerima kunjungan keluarga tatap muka. Digantikan dengan teleconference di Rutan Wonogiri. Semula jumlah Napi ada 398 orang. Kini menjadi 323 orang. (baguss)

error: Content is protected !!