Sistem Keamanan PT.Nesia Pan Pacific Clothing Patut Dipertanyakan. Uang Rp.380 Jt Milik Siapa?

0 2.607

INFOWONOGIRI.COM-NGADIROJO-Masih hangat, uang sebanyak Rp.380 juta hilang di dalam perusahaan berkelas nasional di PT. Nesia Pan Pacific Clothing (NPC) Ngadirojo Wonogiri. Patut dipertanyakan uang sebanyak itu milik siapa? Bagiamana system keamanannya?

Pantauan IW, bahwa Kantor PT Nesia Pan Pacific Clothing (NPC) beralamat di wilayah Dusun Ketonggo Desa Kerjo Lor Kecamatan Ngadirojo. Posisi pas di tikungan. Berada di sisi utara jalan atau kiri jalan dari arah barat. Atau di sisi kanan jalan jika dari arah timur.


Di pertigaan depan masuk pabrik, hamper dipastikan setiap hari ada petugas keamanan. Utamaya pada jam sibuk. Pagi. Siang. Sore. Malam jika ada lembur. Masuk ke dalam membutuhkan jarak tempuh kira kira 150 meter. Baru sampai ke gerbang utama.

Di gerbang utama. Terdapat petugas keamanan. Berlapis. Ada aparat sebagai Pembina keamanan setempat. Jumlah karyawan husus keamanan diperkirakan ada puluhan. Jika mau masuk maka harus lapor di pintu utama.

Kemudian jika masuk ke dalam lagi, apabila ada keperluan maka harus masuk ke Pos pendataan. Yang dilakukan oleh petugas keamanan. Siapa saja yang datang, pasti akan ditanyai identitasnya. Jika tidak mempunyai identitas, dipastikan tidak akan lolos.

Keperluanya apa, pasti juga dipertanyakan para Satpam. Nah untuk masuk ke dalam lagi, juga akan dilakukan pemeriksaan di bagian dalam. Terlebih jika masuk ke kantor khusus. Misalnya tempat penyimpanan dokumen perusahaan dan barang barang berharga.

Namun sayang pihak Manajemen perusahaan clothing ini tidak ada yang berkenan memberikan keterangan. Demikian juga para securitynya. Wartawan IW sudah konfirmasi. Namun atas nama perusahaan, pihaknya tidak berkenan dipublikasikan. Pihak kepolisian juga belum rilis.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekira pukul 05.20 Wib Sabtu (28/3/2020) telah terjadi kehilangan uang Rp.380 juta di PT NPC. Diketahui petugas keamanan, Nugroho, saat memadamkan lampu di Kantor PT. NPC. Diketahui pintu kantor itu telah terbuka. Kemudian Nugroho memanggil petugas dan cek.


Ternyata empat brangkas di kantor itu dalam keadaan rusak. Satu brangkas besar, dan tiga brangkas kecil. Uang yang semula di dalam empat brangkas tersebut telah “menguap”. Uang yang raib terdiri dari pecahan dolar $ 10.000 dan selebihnya uang Rupiah . (baguss)

error: Content is protected !!