Pemerintah Wajib Jaga Ketersediaan Pangan Dalam Kondisi Ancaman Virus Corona

0 51

INFOWONOGIRI.COM -NASIONAL-Menyusul pengumuman resmi istana 2 Maret lalu, mengenai dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena virus corona kepanikan melanda masyarakat.

Indikasi kepanikan dapat terlihat dari perilaku masyarakat yang berbondong-bondong menyerbu pusat perbelanjaan untuk memborong sembako. Selain beras, telur, dan pangan lainnya, rempah-rempah di pasaran ikut menjadi sasaran dari panic buying masyarakat.

Anggota DPR RI Komisi IV, Luluk Nur Hamidah mencemaskan akan terjadinya kelangkaan pangan di mana-mana. Jika perilaku Panic Buying ini terus berlanjut, maka dapat berujung pada kelangkaan pangan.

Efek karambol harga Sembako dan bahan membumbung tinggi, muncul pedagang nakal yang memanfaatkan kepanikan masyarakat lalu menimbun dan menaikkan harga tidak wajar.

Namun dibalik adanya ancaman vorus corona, menurut Luluk, ada hal positif yang harus dimanfaatkan. Ketika pemerintah menghentikan impor bahan pangan dari negara lain maka potensi penyerapan hasil produksi pertanian lokal bisa maksimal, petani tidak akan khawatir untuk memasarkan hasil pertaniannya sebab arus importasi ditutup akibat ancaman virus corona dan hasil positifnya adalah kebutuhan pangan nasional akan lebih bergantung pada sumber-sumber pangan lokal.

Menurut Luluk akan menjadi suntikan semangat bagi petani untuk meningkatkan kapasitas bertani. “Momentum ini saat yang tepat untuk penguatan dan penataan hulu dan hilir produksi pertanian untuk menjamin ketersediaan pangan di tengah kepanikan wabah virus corona.
Saat panen, penyerapan harus maksimal agar harga tidak jatuh dan agar distribusi lancar. Selain itu penguatan petani melalui penyuluhan menjadi salah satu dukungan penting agar Indonesia berdaulat pangan dan bisa berhenti menggantungkan diri pada importasi pangan.” katanya.

Luluk mengimbau masyarakat tidak panik menanggapi wabah virus corona sehingga melakukan aktifitas berbelanja yang berlebihan.

Disisi lain, luluk menekankan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dan kebutuhan sehari-hari untuk menghindari kelangkaan serta untuk mengendalikan harga di pasar.

Adanya fenomena kenaikan harga dan kelangkaan masker dan hand sanitizer akibat kepanikan wabah virus corona sudah cukup meresahkan, jangan sampai hal ini terjadi juga pada bahan pangan, pemerintah harus memastikan agar ketersediaan pangan tetap stabil.

Selain itu Luluk juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dengan hoax mengenai virus corona agar tidak mengalami rasa khawatir yang berlebihan hingga paranoid. (baguss)

error: Content is protected !!