Anggota F-PKS Siap Dipotong Gaji Untuk APD Tenaga Medis

0 145

INFOWONOGIRI.COM-NASIONAL–Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV, Hamid Noor Yasin mengatakan, mulai Selasa (24/3/2020) F-PKS mengumumkan kepada seluruh anggota agar bersedia gaji bulan maret dipotong. Dana itu akan dipergunakan untuk memenuhi kekurangan alat pelindung diri (APD) para medis.

Karena, meski beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan telah mendatangkan 50 juta APD. Namun di lapangan banyak ditemukan keluhan dari tenaga medis di seluruh wilayah Indonesia yang menyatakan APD masih kurang.

“Bekerja semampu kita. Jika mengandalkan pemerintah terus, persoalan virus corona terus menuntut semua pihak bekerja sama untuk memberikan yang terbaik. Kita sama-sama berkontribusi, tidak saling menyalahkan. Terpenting ada kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat untuk menyelesaikannya,” kata Hamid.

Wakil Rakyat asal Wonogiri ini tidak hanya membuat statmen di media, tetapi juga melakukan tindakan nyata. Selain pemotongan gaji bulan Maret, pihaknya membagikan Hand Sanitizer di beberapa titik di daerah pemilihannya. Upaya itu terus dilakukan seiring dengan perpanjangan masa reses menunda masa sidang. Agar dapat melayani rakyat lebih panjang sekaligus mendukung proses karantina masal di ibu kota.

“Ini adalah bentuk khidmat PKS kepada rakyat. Salah satunya ya membagikan sanitizer dan masker sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona. Dan saya sangat mendukung langkah pimpinan kami di FPKS, akan memotong gaji seluruh anggota DPR dari PKS di bulan maret, untuk membantu tenaga medis dalam pengadaan APD atau alat pelindung diri,” urai Hamid.

Politisi PKS ini juga menyayangkan, berbagai informasi hoax seputar wabah covid-19 beredar luas. Dia katakan, bahwa orang-orang yang mengambil manfaat dari wabah ini sangat keterlaluan. Misalnya mengambil keuntungan ekonomi maupun keuntungan ketenaran. Hal ini ditemukan banyak beredar di sosial media.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama di Dapil saya (Sragen, Karanganyar dan Wonogiri) untuk bahu-membahu melawan wabah virus corona ini. Isolasi diri, jaga kontak fisik (phisical distance), membantu bagi yang mampu, solidaritas sesame, tidak memborong bahan makanan dan masker berlebihan sebagai bentuk memerangi corona ini” pungkasnya (baguss)

error: Content is protected !!