Tanah Pertanian Warga di Bero Menganga Kian Lebar

0 162
Tanah Pertanian di Bero Manyaran Menganga | Foto Capture video Grup Pakari

INFOWONOGIRI.COM-MANYARAN-Terjadi bencana alam (Bencal) tanah amblas (penurunan permukaan tanah) Kamis (19/12/19) di lokasi di Desa Bero Kec Manyaran, Kab Wonogiri di lahan pertanian di Dusun Jetis Kidul RT 02 R02 Desa Bero Kec Manyaran.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri mengemukakan, lokasi kejadian merupakan lahan milik warga Sriwidodo alamat Dusun Jetis Kidul RT 01 RW 02 dan Mursinah alamat Dusun Jetis Kidul RT 01 Rw 02 Lokasi koordinat di S 07°51.127′ E 110°49.860′.

Dijelaskan, penurunan tanah membentuk semacam lubang besar dengan ukuran panjang sekitar 18 meter, lebar sekitar 8 meter. Kedalaman tercuram sekitar 16 meter. Proses penurunan tanah berlangsung tidak seketika. Namun beberapa tahun sebelumnya sudah pernah terjadi. Terakhir kondisi meningkat sebagaimana yang terjadi baru baru ini

“Kondisi tanah amblas juga diiringi rekahan tanah kecil memanjang sejauh sekitar 200 meter melewati beberapa bangunan rumah warga,” kata Bambang. Ada sebanyak 11 rumah. Pada titik tertentu juga terdapat lubang penurunan tanah bervariasi. Diameter sekitar 5 hingga 15 cm bahkan penurunan tanah  pernah mengakibatkan 3 tiang bangunan rumah megalami pergeseran kedalam  lobang penurunan.

Tanah Pertanian di Bero Manyaran Menganga | Foto Capture video Grup Pakari

Namun sudah dilakukan perbaikan pemiliknya. Karak terdekat lokasi  penurunan tanah dengan tempat pemukiman warga masyarakat sekitar 40 meter.

Disamping lokasi tersebut, pada lokasi sebelah barat jarak sekitar 150 meter pada lahan pertanian lokasi di Dusun Platar Desa Pijiharjo Kecamatan Manyaran juga mengalami penurunan. Panjang  2.5  lebar 2.5 meter kedalaman sekitar 1.5 m pada tahun 2018. 

Saat itu juga dilakukan penimbunan meskipun masih terlihat cekungan

di sekitar lokasi lahan pertanian juga terdapat puluhan lubang penurunan tanah dengan variasi diameter sekitar 10 cm hingga 60 cm.

Dampak dari kejadian tanah amblas  mengakibatkan: kerusakan lahan pertanian. beberapa rumah terdampak rekahan meskipun skala kecil, beberapa sumur warga mengalami potensi penurunan debit air bahkan sumber potensi air di Sendang (Belik) di daerah setempat mengalami kering.

Pada lahan pertanian yang terdampak lobang penurunan, berdasarkan laporan pemilik lahan mengalami penurunan produksi dan kehilangan piriode masa tanam.

Tanah Pertanian di Bero Manyaran Menganga | Foto Capture video Grup Pakari

BPBD telah melakukan upaya penanganan sementara. Sosialisai warga warga lokasi tidak boleh untuk aktifitas mengingat bacanya. Pembuatan pagar batas di sekeliling lobang penurunan.

Pengalihan potensi sumber air masuk ke lobang maupun rekahan. Penutupan setiap rekahan maupun keberadaan lobang penurunan agar aliran air tidak masuk. “Kita menyurati Bupati dan  Badan Geologi Bandung dan ESDM Propinsi Jateng untuk dilakukan kajian tehnis,” pungkasnya. (baguss)

error: Content is protected !!