Kismantoro Rangking 1 Pengangguran Terbanyak

0 1.355
Praktik latihan kerja di UPTD BLK Disnaker Kab. Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-NGADIROJO- Wilayah Kecamatan Kismantoro menduduki rngking satu jumlah pengangguran terbanyak tahun 2019. Jumlah pengangguran mencapai 880 jiwa. Disusul rengking dua Girimarto (492), Jatisrono (482), Selogiri (480), 

Wonogiri Kota (436), Sidoharjo (433) Pracimantoro (414), Paranggupito (392), Slogohimo (346) dan Jatisrono (238). Total jumlah pengangguran se Kabupaten Wonogiri mencapai 8.458. Perincian pengangguran laki mencapai 6320. Perempuan 2138. Data diperoleh dari Rekapitulasi Pengangguran Terbuka tahun 2019. Dengan sumber data dari Kepala Seksi Kesejahteraan dari 25 Kecamatan se Kabupaten Wonogiri. 

Sementara itu jumlah pengangguran versi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri mencapai 13.174 jiwa. Atau 2,28 persen dari jumlah angkatan kerja 577.061 jiwa. Jumlah penduduk Wonogiri berusaha 15th lebih pada tahun 2018 adalah 769.495.

Sementara penduduk Wonogiri berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2018 sebanyak 957.106 jiwa. 

Dalam rangka mengurangi angka pengangguran UPTD. Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan berbagai pelatihan ketrampilan. Antara lain administrasi perkantoran, perakitan komputer, menjahit, pemeliharaan kendaraan ringan, teknik refrigrasi, pembuatan kue – roti, dan juru las. 

Kepala UPTD BLK Ngadirojo Wonogiri Joko Pramono mengemukakan, ada program baru yaitu desain grafis, otomasi listrik industri, upskiling teknik telepon seluler. “Silahkan daftar tampa dipungut biaya ke Kios 3in1 hubungi mba Dian, 082325367999,” kata Joko.

Joko menjelaskan, pelatihan sengaja digratiskan. Bahkan BLK menyediakan akomodasi, konsumsi  transportasi,  pakaian seragam dan alat tulis kantor/praktek sederhana.

Dari mana dananya? Anggaran APBN tahun 2019 mencapai Rp.4,7 miliar. “Itu untuk menyukseskan program presiden Joko Widodo di bidang pembangunan sumberdaya manusia,”  katanya.

Total pelatihan yang telah dilaksanakan sebanyak 65 paket, kelas non bording (institusional) 31 paket dan MTU atau BLK Satelit 34 paket. “Tinggal tiga paket upskiling, otomatisasi listrik dan desain grafis yang belum dilaksanakan,” kata pria asli Selogiri ini. (baguss) 

error: Content is protected !!