Pembakar Hutan Harus Dihukum Berat

0 127

INFOWONOGIRI.COM-NASIONAL-Pemerintah harus tegas menegakkan hukum terhadap para pembakar hutan dan lahan di Provinsi Riau. Pelaku harus harus dihukum berat. Pasalnya teindikasi melanggar hukum berlapis.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi IV, H. Hamid Noor Yasin usai kunjugan spesifik meninjau lokasi kebakaran hutan di Riau, Selasa (12/12/19). Dikatakan tim merasa prihatin setelah mengetahui fakta sebenarnya. Dampak kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan kerusakan multisistem. Maka perlu upaya serius Karhutla di Seluruh Indonesia. 

“Tahun 2020, jangan ada lagi kebakaran hutan dan lahan sulit dikendalikan. Harus ada langkah preventif seluruh stakeholder untuk mengantisipasi terjadinya karhutla. Sehingga ada perbaikan dan bisa antisipasi kejadian. Lebih baik keluar anggaran pencegahan dari pada mengatasi kejadian kebakaran yang sangat besar kerugiannya”, katanya Hamid Noor Yasin. 

Dampak Karhutla adalah kerusakan kesehatan manusia secara masal, satwa turut menderita dan tumbuhan menjadi rusak. Sulit dikembalikan.

“Kabakaran di Riau terparah di Indonesia. Bahkan menimbulkan protes Singapore dan Malaysia akibat kabut asap. Per Oktober 2019, luasan area terbakar di Riau 9.094 Hektare. Maka perlu biaya pencegahan dari pada mengatasi kejadian kebakaran. Ini pertaruhan integritas pemerintah”, kata Hamid.

Politisi PKS ini mengatakan, kebakaran Tahun 2019 ini sangat besar. Sehingga menimbulkan dampak negatif sangat parah. Khusus Riau saja, kebakaran merata. Dari  9.094 hektare karhutla di Riau terinci di Rokan Hulu 89 Ha, Rokan Hilir 1.941 Ha, Dumai 351 Ha. Bengkalis 1.911 Ha, Meranti 368 Ha, Siak 872 Ha, Pekanbaru 320 H, Kampar 368 Ha, Pelalawan 554 Ha, Indragiri Hulu 1.222 Ha, Indragiri Hilir 1.074 Ha, dan Kuantan Singingi 20 Ha.

Terhadap korban Karhutla, pemerintah harus peduli. Meski kebakaran sudah mereda akibat musim hujan tiba, tapi kesengsaraan efek pasca kebakaran masih terasa. Terutama kesehatannya.  Sedangkan pengembalian ekosistem yang rusak mulai dari satwa dan flora juga menjadi pekerjaan berat untuk diselesaikan.(baguss/rilis)

error: Content is protected !!