Rekor Partisipasi Pemilih Terbaik Sepanjang 10 Kali Pemilu

0 56

INFOWONOGIRI COM-KOTA-Keikutsertaan (Partisipasi) masyarakat Wonogiri pada Pemilu (pemilihan umum) Legislatif dan Pemilu Presiden 2019, mencatatkan prosentase tertinggi sepanjang 10 kali pelaksanaan Pemilu sebelumya di berbagai tingkatan.


Partisipasi wong Wonogiri pada Pileg dan Pilpres 2019 serentak mencapai 73,69 %. Sementara pada pemilu-pemilu sebelumnya hanya di bawah itu. Namun prosentase tersebut belum mencapai yang diinginkan KPU Wonogiri, yaitu 77,5 %.


Fakta tersebut terungkap pada acara Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi masyarakat dalam Pemilu serentak tahun 2019, jumat (18/10/19) di gedung pertemuan hotel Diafan Kerdu Kepik Wonogiri.


“Tingkat partisipasi pada Pemilu beberapa waktu lalu mencapai 73, 69 %. Masih kurang dari harapan yaitu 77,5 %. Untuk itu masyarakat dan semua elemen harus aktif dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang,” kata Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi.


Anggota komisioner KPU, Agustina membeberkan, pemilu Bupati-Wakil Bupati 2015 mencapai 66,08 %. Pilpres 2014 mencapai 66,74 %. Pileg 2014 mencapai 66, 14 %. Pilgub 2013 mencapai 56,48. Pilkada Bupati 2010 mencapai 55,57%. Pilpres 2009 mencapai 65,03 %.


Kemudian Pileg 2009 mencapai 66,45%. Pada Pilgub 2008 mencapai 61.20%. Dalam Pilkada Bupati/Wabup 2005 mencapai 69,12%. Sebelumnya dalam Pilpres 2004 putaran I dan II mencapai 74,75 % dan 74,79 %. Tertinggi pada Pemilu Legislatif 2004 mencapai 80,71 %.


Hadir pada acara itu Sekertaris KPU Supardi, Anggota Bawaslu Joko Wuryanto, utusan Parpol, perwakilan Toga Tomas, Penggiat demokrasi Suyono, Relawan demokrasi Sasongko, Anggota FKUB Wonogiri H. Sutopo Broto, Ketua Yayasan disabilitas Wonogiri Budiyono.


Toto menambahkan, meningkatnya prosesntase pemilih akan melegitimasi peserta pemilu terpilih dapat dipertanggungjawabkan. Kabupaten Wonogiri masuk kategori penyelenggara Pemilu teraman di tingkat Jateng.


KPU membuka masukan dan kritik peserta, agar Pilkada 2020 lebih baik. Anggota FKUB Theofilus berpendapat, salah satu factor meningkatnya prosestase pemilih, lantaran Pemilu dilaksanakan serentak. Alat peraga sosialisasi dari KPU juga dianggap minim.


Theo –panggilannya-, menilai Pemilu di Wonogiri kalah gayeng dengan Pilkades serentak di Wonogiri. hampir mirip masukan dari elemen lain. Untuk itu, KPU berterimakasih atas masukannya. Kedepan kekurangannya akan diperbaiki. (baguss)

error: Content is protected !!