Sapi Qurban Jamaah Masjid Al Furqon Lepas Kabur Nabrak Motor

0 207

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Satu ekor sapi hewan qurban milik jamaah masjid Al Furqon kabur menjelang disembelih Ahad (11/8/19) dari halaman sekitar masjid di Donoharjo Wuryorejo Wonogiri. Penyebabnya lantaran tali dadung (tali pengikat) lepas dari pegangan.


Saat itu akan disembelih sebagai hewan qurban pertama, atau pembuka dari enam ekor sapid an enam ekor kambing. Hewan sembelihan milik tujuh orang kelompok pertama (1), yaitu H. Keri Sunarto, dr Rivan Danu Aji, Broto Susilo, Alim Sugiarto (Agung), dr. H Martanto,H. Gatot HariadiST.MM, dan Agus Selo Utomo.
Insiden itu, tentu, membuat ketar ketir dan dagdigdug panitia, mudhahhy (peng-qurban) dan juga masyarakat yang menyaksikan pemotongan hewan qurban. Sesaat setelah sapit tersebut terlpas hamper menerjang seorang anak yang sedang duduk di sepeda motor.


Beruntung anak tersebut berhasil menyelamatkan diri. Sehingga sapi itu hanya menerjang sepeda motor yang terparkir. Namun tidak mengalami rusak parah. Dari halaman sekitar masjid Al Furqon, sapi tersebut lari ke arah Lingkungan Pencil Kelurahan Wuryorejo Wonogiri.


Diperkirakan sapi tersebut akan kembali ke kandangnya di rumah penjual sapi itu. Panita, tukang jagal dan warga berusaha mengejar untuk menangkap kembali sapi tersebut. Tidak mudah. Butuh waktu lama. Kurang lebih sebih sekitar satu jam, akhirnya sapi berhasil ditangkap kembali. Lokasi penangkapan di sisi timur Lapangan Tenes PBS Donoharjo . Akhirnya sapi diekskusi di TKP penangkapan.


Drs H. Ali Yatiman selaku Ketua Panitia Idul Adha sekaligus Ketua Takmir Masjid Al Furqon mengemukakan, bahwa sapi tersebut memang sapi umbaran (diliarkan). Sehingga berkarakter liar. Sapi jenis blaster itu besar tinggi dan berwarna hitam. Seharga Rp.22,5 juta.


Sapi itu tidak hanya merepotkan ketika kabur. Setelah tertangkap, lalu ketika akan disembelih, juga masih merepotkan. Sehingga ditambahkan beberapa dadung untuk mengikat keluh, leher, dan kakinya untuk menjatuhkan tubuh sapi itu.


“Maunya mbedal. Tenaganya sangat kuat, karena memang sapi umbaran,” kata H. Ali Yatiman. Namun setelah berhasil disembelih dan dikuliti, dagingnya sangat bagus dan banyak. Dagingnya padat berisisi dan berwarna merah kehitaman.
Sementara itu proses penyembelihan hewan qurban lainnya berjalan lancer. Distribusi daging merata dan adil. Ini berkat kekompakan dan kesungguhan panitia. Sekretaris panitia, Broto Susilo yang sedang mengalami cerdera kaki akibat lakalantas pun tetap berkerja mendata penerima daging qurban. Diharapkan tidak ada warga yang terlewatkan. Bahkan ratusan bungkus dibagikan keluar Donoharjo. Satu ekor sapi dan dua kambing akan dikirim dan dipotong ke Giritontro. (baguss)