Kenapa Tiga Troton Ekspedisi Dari Surabaya Kena Razia di Wonogiri

0 237


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Tiga armada ekspedisi perusahaan dari Surabaya diamankan Polres Wonogiri saat digelar operasi zebra (razia) Satlantas Polres Wonogiri. Ketiga armada Dump Truk itu adalah Nopol L 8037 LX, L 9846 UZ, dan L 8356 VV.
Pantauan IW, diketahui razia digelar di kawasan Kantor Agraria atau di depan gedung SDN 1 Wonogiri Kota, Sabtu (10/8/19) lalu. Kini dikenal dengan Jl Ir. Sukarno 1. Razia digelar sejak sekira pukul 08.00 dan berakhir sekira pukul 12. Razia dilakukan dua sesi/tahap dengan tim sama.
Salah satu supir truk Suyoto mengakui, truk yang dikemudikannya tampa dilengkapi surat. Karena itu, truk diparkir di lokasi razia. Setelah pukul 12.00 Wib kendaraan diamankan. “STNK-nya hanya foto kopian. Surat jalan ada. Saya gak boleh jalan sejak pagi sampai dzuhur. Kontak diminta,” katanya.
Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK.MIK melalui Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti SSos didampingi Kaurbinops Iptu Setiyono membenarkan, bawha hari itu digelar operasi razia. Dengan sasaran semua jenis kendaraan roda 2, 4 dan lebih.
Satlantas Polres Wonogiri turun dengan tim lengkap. Terdiri dari Kaurbinops, Kanitregiden Iptu Sugihantoro, dan Iptu Darmin. Bahkan belakangan Kasatlantas menyatakan memimpin dan memantau langsung pelaksanaan operasi itu.
“Kendaraan yang tidak dilengkapi surat surat kita tilang. Kendaraan yang tidak sesuaio pabrikan. Dan pengendara yang tidak mengenakan helm, termasuk anak anak sekolah. Semua ditilang. Termasuk tiga dump truk itu,” kata Setiyono didampingi pejabat Satlantas lain, pada Senin (12/8/19).
Ketiga pengemudi truk adalah Suyoto, Hasyim dan Fendi. Mereka terindikasi melanggar pasal 228 (1) jo pasal 70 (2) tentang STNK mati atau tidak ada, dan pasal 288 (3) jo pasal 106 (5) UU LLAJ tentang Buku KIR mati. “Barang bukti bisa diambil setelah sidang. Sekira 14 hari lagi,” katanya.
Terpisah Mariyo salah satu pengurus dump truk asal Surabaya itu mengakui ketiganya armada tidak membawa dokumen lengkap atau bermasalah. Katanya, perusahaan resmi. “Sebelum pengiriman barang, kami sudah umumkan, jika ada dokumen yang tidak lengkap urus segera,” katanya. (baguss)