Mancing Gagal Dapat Ikan, Malah Tewas Mengapung

0 95

INFOWONOGIRI-COM- NGUNTORONADI-Rizki, Jodoh, Hidup dan Mati Allah yang menentukan. Tidak ada satu orangpun yang mampu merubahnya.

Seperti halnya nasib Nono Sutono (35th). Biasannya memancing ikan sering mendapatkan banyak. Tapi sore kemarin. Sama sekali tidak mendapatkan. Meski telah berdoa dan berusaha dengan berpindah pindah lokasi pemancingan. Namun tetap saja, nihil. Untung takdapat diraih. Malang takdapat ditolak.

Tidak lama setelah pindah ke lokasi pemancingan yang baru, justru Nono menemukan ajalnya. Dia ditemukan mati dalam posisi mengapung di permukaan air Wadug Gajah Mungkur di wilayah
Dusun Ngasem Legi, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Rabu sore (24/7/19).

Nono adalah warga asal Dusun Pahing Rt 05 Rw 02 Desa Kertayuga Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Alamat domisili di Dusun Kepis Rt. 01 Rw 06 Desa Serut, Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo.

Saksi, Sukandar (34th) dan Yaya Suryanto (43th) keduanya warga Jatipuro Kabupaten Karanganyar. Kronologis, dari rumah berangkat mancing ke wilayah Dusun Ngasem Legi Desa Pondoksari. Sampai di lokasi pukul 08.30 Wib.

Bersama kedua saksi memancing dengan cara berendam di dalam air. Karena tidak dapat ikan. Dia dan saksi pindah lokasi. Gagal lagi. Pindah lokasi. Gagal lagi. Lalu balik ke lokasi pertama. Gagal juga. Malah pancing putus. Lalu ke darat untuk meperbaiki pancing.

Lalu korban memancing di lokasi pertama sendirian. Sekitar pukul 15.00 Wib diketahui Nono telah tengkurap posisi kepala berada di dalam air. Punggung mengapung karena menggunakan pelampung. Kedua saksi mengangkat korban. Ternyata nyawanya telah putus. Lalu dilaporkan ke Polsek jelang magrib.

“Dugaan kematian korban karena kecepekan lalu jatuh tengkurap ke dalam air sehingga paru parunya kemasukan air,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK MSi melalui Kasubag Humas IPTU Suwondo SH. (baguss)