Caleg Partai Gerindra Wonogiri Juga Dituduh Curang

0 120

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Seperti halnya beberapa partai lain, Partai Gerindra juga dituduh bermain curang pada Pemilu Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu. Kecurangan, Caleg partai berlambang Garuda itu dituduh memainkan politik uang (money politik) alias membeli suara pemilih.

Tuduhan itu disampaikan Partai Nasdem. Untuk membuktikan tuduhan itu benar atau tidak, Partai Nasdem telah mengajukan permohonan ke Mahkamah Konstitusi RI. Dalam rilis MK RI yang disampaikan melalui Bawaslu Kabupaten Wonogiri, disebutkan bahwa telah ditemukan money politik sangat massif diDapil Jateng IV khusunya di Kabupaten Wonogiri.

“Menurutnya terdapat 28 kasus money politik Caleg Gerindra sebelum pencoblosan, yaitu antara tanggal 14 – 16 April 2019. Selain itu terjadi pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara tersetruktur dan sistematif,” kata Ketua Bawaslu Ali Mahbub, dalam jumpa pers belum lama ini. Dijelaskan, Ali, bahwa Nasdem mengajukan permohonan pada Kamis (23/5/19) lalu. Kemudian perbaikan permohonan pada Jumat (31/5/19).

Versi Nasdem, hasil perolehan suara Pemilu DPR RI dan DPRD 2019 di Provinsi Jateng memperoleh suara 110.000 suara pemilih. Baik suara partai maupun suara caleg. Untuk itu Nasdem mengajukan pemungutan suara ulang di seluruh TPS di Kabupaten Wonogiri.

Tanggapan KPU Wonogiri, perolehan Nasdem dan Calegnya hanya meraih suara 23.829 suara. Sedangkan tanggapan Bawaslu Kabupaten Wonogiri, bahwa ada enam kasus dugaan money politik satu dan satu (1 dan 1) inkcraht (sudah ada ketetapan/keputusan ’red). Satu pelanggaran ASN menjadi kewenangan Komisi ASN. (baguss)