Jumlah Tersangka Kasatreskrim Tidak Bertambah

0 173

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Jumlah tersangka kasus pengeroyokan terhadap mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditya Mulya Ramdhani SIK belum atau tidak bertambah.

Masih tetap, yaitu sembilan (9) orang. Mereka berinisial DFR, P, AAH, AMN, dab AP (keempatnya asal Slogohimo), ER (Purwantoro), HPA (Wonogiri), JN (Jatisrono). “Belum (bertambah), masih seperti kemarin,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK MSi melalui Kasatreskrim AKP Purbo Adjar Waskito SH. Sementara 16 orang lainnya adalah tersangka perusakan, dan tersangka melawan petugas.

Mereka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong, alat, batu dan kayu. Akibat pengeroyokan itu mantan Kasatreskrim itu terluka parah. Taksadarkan diri. Pengeroyokan itu terjadi Rabu (8/5/19) di Sidoharjo Wonogiri.

Pasca pengeroyokan, Aditya Mulya Ramdhani dirujuk ke General Hospital Singapura (GHS), setelah sebelumnya dirawat di Rs Dr Oen Solobaru selama kurang lebih sepekan.

Di GHS kini telah berjalan +- 27 hari Sabtu (22/6/19). Perawatan medis dilakukan di ICU GHS selama +-10 hari, setelah mengalami kemajuan alumni Akpol itu dipindah ke bangsal, sampai saat ini. “Sudah (dipindah dari ICU), kata Adjar Waskito. Sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan kabar kepulangan mantan Kasatreskrim itu.

Seperti diberitakan, terjadi malam mencekam sejak Selasa (7/5/19) sekira
pukul 21.00 Wib sampai pukul 04.00 Wib Rabu (8/5/19) di wilayah Kecanatan Ngadirojo, Sidoharjo, Jatisrono, Jatiroto, Tirtomoyo, Nguntoronadi, Slogohimo, Purwantoro, Bulukerto, Kismantoro, dan Puhpelem. Pasalnya malam itu +-5000an anggota perguruan bela diri konvoi kendaraan bermotor. Sebagian melakukan perusakan rumah, tugu simbol organisasi beladiri, dan menganiaya orang. Salah satu korban adalah Aditya Mulya Ramdhani saat itu
Kasatreskrim Polres Wonogiri. (baguss)