Saksi Ini Meminta Dokter Martanto Dibebaskan Dari Penjara

0 819

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Sidang kasus pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Dokter H. Martanto terus berlanjut.

Selasa (23/4/19) agendanya adalah pemeriksaan saksi yang meringankan terdakwa. Ada lima orang saksi. Adalah Fitri Mufida asal Desa Jendi Kecamatan Selogiri, dr H. Rosyid Ridho (47th, Direktur RSAS Slogohimo) alamat Brumbung Selogiri, dr Hermanto (49th, sekretaris IDI Kabupaten Wonogiri) alamat Kebonagung Sidoharjo, dan Edi Hendratto sekretaris RT 04 Rw 02 Perum PBS Wuryorejo Wonogiri.

Secara serentak para saksi disumpah dengan Al Quran. Satu persatu dimintai keterangan oleh majlis hakim. Yang diketuai Lingga Setyawan, Bunga Lilly, dan Ni Kadek Ayu. Hadir jaksa penuntut umum (JPU) Bagyo Mulyono dan Benny. Sedangkan penasehat hukum terdakwa adalah M Taufik, Sugiono mines Purwanto.

Saksi atas nama Fitri Mufida tampak tenang. Bahkan tampil sumringah. Sesekali menghibur, karena kepolosannya. Dia mengatakan sangat mengenal terdakwa. Karena dia adalah sekretaris di Klinik PKU Salak Wonogiri. Bekerja bersama terdakwa sekira 10 tahun.

“Saya meminta pak dokter dibebaskan,” kata Fitri Mufida. Alasannya karena banyak pasien datang ke PKU, lalu kecewa tidak berobat dengan dr H. Martanto.

Secara pribadi Fitri Mufida menyebutkan, bahwa terdakwa bukan dan tidak terlibat dalam partai politik. Yang diketahuinya, terdakwa dokter yang buka praktek di PKU tampa pungut biaya alias gratis. Selain itu, saksi menyebut terdakwa adalah aktif sebagai dokter relawan kebencanaan nasional dan internasional. (baguss)