Sudah Punya 2 Mesin Traktor & 4 Ekor Sapi, Masih Dibantu Pangan

0 249

Purwadi , Camat Wuryantoro

INFOWONOGIRI.COM-WURYANTORO-Pemerintah RI melalui Kentrian Sosial kini mempunyai program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan itu disalurkan melalui Ksntrian sosial kerjasama dengan Dinas Sosial dan lembaga terkait.

Bantuan itu diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. KPM dapat menerima BPNT dengan syarat dan ketentuan yang tekah ditentukan pemerintah, berdasarkan pendataan dari RT/RW/Desa/Kelurahan/ Kecamatan dst.

BPNT adalah program pengganti Rastra atau Raskin. Program yang dilaksanakan penguasa sebelumnya, dianggap banyak kekurangan. Tidak memenuhi 6T. Tidak Tepat Sasaran, Jumlah, Waktu, Kwalitas, Harga, dan Administrasi.

Ternyata BPNT yang digulirkan sejak akhir 2018 lalu itu, belum sepenuhnya memenuhi 6T. Contoh, di Lingkungan Gohimo dan di Bakem Kelurahan Mojoputo masih terdapat beberapa KPM yang terindikasi tidak layak menerima BPNT.

Misalnya ada satu rumah dua KK, keduanya menerima BPNT, telor dan beras sebulan sekali. “Masa ada KK sudah punya traktor 2 unit, sapi 4 ekor, ada yang digaduhkan, masih dapat telur dan beras setiap bulan. Ukuranya apa? Ada janda tua, malah gak dapat,” kata tetanganya tampa mau dipublikasikan.

Hal yang sama juga terjadi di Bakem. Ketua RW/Kaling Bakem, Arifin membenarkan itu. Namun dia keberatan dijadikan narasumber. Harno Kaling Gohimo tidak berhasil ditemui.

Parmin, Kepala Kelurahan Mojopuro

Terpisah Kepala Kelurahan Mojopuro, Parmin, dan Camat Wuryantoro Purwadi sudah dikonfirnasi. Dia menghimbau kepada masyarakat agar menyampaikan informasi yang benar tetkait data KPM. “Sampaikan data ke Kelurahan, atau Kecamatan untuk bahan evaluasi. Evaluasi bisa dilalukan 6 bulan sekali. Jika memang tingkat ekonominya sudah membaik, maka bisa diganti warga lain,” katanya. (baguss)