Ini Alasan Penebangan Pohon Turus Jalan

0 127

penebangan di sekitar SPBU Sidoharjo | Foto Baguss

INFOWONOGIRI.COM-SIDOHARJO-Penebangan pohon ayoman (pohon turus jalan) di wilayah Sidoharjo dilakulan lantaran ada permohonan dari beberapa pihak/masyarakat. Selain itu dilakukan survey petugas Pengamat Jalan di wilayah Kecamatan Sidoharjo.

Permohonan disampaikan melalui petugas/pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Ciptakarya Balai Pengelolaan Jalan wilayah Surakarta.

Total jumlah pohon yang ditebang berdasarkan survey dan pengamatan ada 13 pohon. Terdiri dari 5 pohon mahoni dan 8 pohon campuran. Pohon itu ditebang lantaran membahayakan pengguna jalan, sudah lapuk/keropos, mati, atau menganggu jaringan listrik dan telpon.

Baca Juga : Penebangan Pohon Turus Jalan Provinsi, Tidak Transparan

Selain itu, ada surat permohonan dari Manajer PLN Area Surakarta, Mundhakir. Dalam surat tertanggal 15 Nopember 2018 mengajukan ijin penebangan 34 batang pohon ayoman. Terdiri dari 20 pohon mahoni, 14 pohon campuran.

Kemudian surat ditindaklanjuti cek lapangan Pengamat Jalan/Jembatan Sidoharjo. “Ada 34 pohon yang perlu ditebang karena mengganggu pembangunan JTM 20 KV (Jaringan baru PLN),” kata Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarya, Ir Ukit Wakito Indrajaya seperti tertuang dalam Surat Perintah Kerja (SPK) tertanggal 28 Januari 2019. Berlaku mulai 29 Januari 2019. SPK diberikan kepada pihak pemenang lelang yaitu Edi Sarwono warga Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri. (baguss)