Saya Takut Dikeroyok, Terpaksa Tabrak Lari

0 629
Tersangka Rudianto , Sopir penabrak Nenek di Dusun Mlengse | Foto Istimewa

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Rudianto (33th) terpaksa melarikan diri seusai menabrak seorang pejalan kaki yang terjadi pada Jumat (28/13/18) lalu, hingga meninggal dunia.

Lantaran dia takut dimasa atau dihakimi warga. Pengakuan itu disampaikan warga Dusun Gabelan Kidul Rt 02 Rw 05 Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko ini, dalam jumpa pers Kamis (10/1/29) di Mapolres Wonogiri.

Baca Juga : Mobil Tabrak Nenek Hingga Tewas, Pengendara Kabur

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK MSi melalui Kabag Ops Jaka Wibawa didampingi Kanitlaka IPDA Yahya Dhadiri dan Kasubag Humas Kompol Hariyanto SH tidak sepenuhnya mempercayai alasan itu.

Patut diduga dia kabur karena ingin menyelamatkan diri dari tanggungjawab hukum. Nahas, berkat kejelian Unitlaka Satlantas Polres Wonogiri pelaku tertangkap dua hari setelah kejadian.

Tabrak lari terjadi Jumat (28/13/18). Tertangkap Ahad (30/12/18). TKP
Di Jl Raya Pracimantoro – Eromoko, di Dusun Mlengse Lor Rt 02 Rw 05 Desa Tubokarto Kecamatan Pracimantoro.

Korban Saginem (76th) Pedagang alamat sama dengan TKP. Tewas di TKP. Tsk mengendarai Honda Civic Wonder 1987 AD – 7837 – LT warna merah metalik.

Rudianto sopir penabrak nenek di dusun mlengse | Foto Istimewa

Faktanya, sekitar TKP suasana sepi. Kejadian masih pagi 04.30 Wib. Berkat keterangan saksi, Satimo (62th), Tarman (60th) dan Puji (59th) mobil diketahui jenis dan warnanya. “Kita datang ke TKP dua jam setelah kejadian. Tidak dapat mengejar. Setelah kami sisir, menemukan barang bukti pecahan bemper, lampu dan dempul. Mobil ditemukan di bengkel di Klaten. Pelaku kita tangkap di rumahnya,” kata Yahya D. (baguss)