Penabrak Nenek Hingga Tewas Diancam 7 Tahun dan Denda Rp.87 Juta

0 276

Rudianto sopir penabrak nenek di dusun mlengse | Foto Istimewa

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Rudianto (33th) pengemudi mobil Honda Civic Wonder 1987 plat AD 7837 LT diancam dua pasal. Yaitu pasal 310 ayat 4 ancaman penjara 6 tahun dan denda Rp.12 juta serta pasal 312 ancaman 3 tahun penjara dan denda Rp.75 juta.

Semua termaktub dalam Undang Undang Lalulintas dan Angkutan Jalan (UULAJ) nomor 22 Tahun 2009. “Tersangka tidak menolong korban, tidak melapor polisi dan melarikan diri,” kata Kabag Ops AKP Jaka Wibawa didampingi Kanitlaka Ipda Yahya Dhadiri mewakili Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati SIK MSi, Kamis (10/1/19) saat jumpa Pers di Mapolres Wonogiri.

Rudianto sudah menikmati hotel prodeo sejak ditangkap Ahad (30/12/18) atau dua hari setelah tabrak lari Jumat (28/12/18) di Jl Raya Pracimantoro-Eromoko, tepatnya di Dusun Mlengse Lor Rt 03 Rw 05, Desa Tubokarto Pracimantoro.

Baca Juga : Mobil Tabrak Nenek Hingga Tewas, Pengendara Kabur?

Polisi berhasil menagkap berkat petunjuk alat bukti dan saksi yaitu pecahan lampu, bemper dan demoul cat mobil yang tercecer di jalanan.

Saksi yang mengetahui jenis mobilnya adalah Satimo (62th), Puji (59th) dab Tarman (60th). Korbannya Saginem (76th) pedagang alamat sama dengan TKP. Korban tewas di TKP.

Baca Juga : Saya Takut Dikeroyok, Terpaksa Tabrak Lari

Tersangka Rudianto , Sopir penabrak Nenek di Dusun Mlengse | Foto Istimewa

Kronologisnya, Setelah menyelidiki informasi ciri-ciri mobil yang tidak dikenal yang akhirnya diketahui pengendara tabrak lari adalah Rudianto alamat di Dusun Gabelan Kidul Rt 02 Rw 05 Desa Tegalharjo Kecamatan Eromoko. Rudianto sempat mengelak.

Setelah ditunjukan barang bukti dan keterangan saksi saksi, akhirnya mengakui. “Mobil ditemukan di bengkel dekat Terminal Penggung, Ngawen, Klaten. Diperbaiki bertujuan merubah barang bukti,” kata Kanitlaka.
Rudianto mengatakan, dia memperbaiki mobilnya dengan alasan takut kepada orang tuanya. (baguss)