Larangan Politik Uang Mulai Beredar

0 317
Ketua Bawaslu didampingi anggota dan Panwascam menyerahkan poster kpd Wakil Bupati Edi Santosa | Foto Istimewa

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Jadwal kampanye Pileg dan Pilpres telah dimulai sejak 23 September 2018 lalu dan akan berakhir 13 April 2019 mendatang.

Pada sisa waktu tiga bulan mendatang, Bawaslu Kabupaten Wonogiri membuat gerakan untuk mencegah terjadinya politik uang (money politik).

Gerakan diawali dengan pemasangan stiker di rumah tokoh politik, agama, dan masyarakat serta di tempat-tempat yang dianggap strategis.

“Kita mulai pukul 09:00 WIB tanggal 17 Januari 2019 secara serentak se-Kabupaten Wonogiri di rumah tokoh masyarakat dan tempat yang representatif,” kata Ali Mahbub Ketua Bawaslu Wonogiri.

Dipilihnya tanggal 17 Januari 2019 dilatarbelakangi kesamaan tanggal pelaksanaan pemilu, yaitu 17 April 2019 menatang. Maknanya tanggal 17 adalah sebagai pengingat bahwa tinggal 3 bulan lagi pesta demokrasi NKRI akan dilaksanakan.

Upaya pencegahan politik uang ini merupakan satu diantara tugas Bawaslu sebagai amanat dari UU Pemilu No. 7/2017 Pasal 101 huruf c, bahwa Bawaslu Kabupaten bertugas mencegah terjadinya praktik politik uang di wilayah kabupaten dan Pasal 104 huruf f tentang Pengembangan Pengawasan Partisipatif.

Jumlah stiker ada 2000 lembar, 1483 poster, 104 spanduk dan 104 banner se Kabupaten Wonogiri. Pesan yang ditulis dalam stiker, poster, spanduk dan banner yang akan akan dipasang tersebut memuat; Tolak politik Uang, Kampanye tawarkan visi, misi bukan provokasi dan menyebarkan berita hoaks, ASN harus netral, Laporkan pelanggaran pemilu kepada Bawaslu terdekat atau no whatsapp 085228095583.

Gerakan itu dilakukan jajaran Bawaslu Wonogiri terdiri dari 5 orang komisioner Bawaslu, 75 orang komisioner Panwaslu di 25 kecamatan, 294 Panitia Pengawas Desa secara serentak. (baguss)