Sejumlah Supir Bus PO Agra Mas Protes

0 2.212

INFOWONOGIRI.COM-KOTA:Sejumlah karyawan pengemudi (supir) bus PO Agra Mas protes terhadap kebijakan perusahaan tempatnya bekerja.

Kebijakan itu adalah, mulai pertengahan bulan Oktober ini perusahaan tidak membutuhkan supir langsir. Supir langsir adalah supir yang bertugas mengemudikan armada dari terminal/pangkalan PO Agra Mas ke pangkalan/agen di Kota Kecamatan di beberapa Kecamatan di Kabupaten Wonogiril, dan sebaliknya. Singkat kata, supir yang mengemudikan armada dari Wonogiri ke Jakarta dan sebaliknya.

Bagi supir yang tidak mau bekerja mengemudikan armada dari Wonogiri ke Jakarta dan sebaliknya, maka diberhentikan bekerja dan diberikan uang tali asih Rp.1 juta.

Menurut Sugeng (salah satu supir langsir) terdapat 23 supir langsir. Beberapa di antaranya menolak menjadi supir Jakarta-nan dan tetap meemilih sebagai supir langsir. Sebagain menerima sebagai supir Jakartanan.

Yang menolak diantaranya Sugeng Bodong, Kus, Eko Cakil, Plorok, dan Parto. Alasan mereka, karena umurnya sudah tua, dan keluarga tidak bisa ditinggal, karena supir Jakartanan waktu istirahatnya sangat kurang, dan gak bisa pulang, karena tidak ada supir langsir.

Menurut Sugeng, uang tali asih atau pesangon Tp. 1 juta iti tidak layak. Sebab Sugeng dkk sudah bekerja sejak tahun pertama Agra Mas resmi di Wonogiri. “Saya sudah 7 th kerja di Agra Mas, mulai armadanya baru 4, sekarang sudah ada 109 armada,” kata Sugeng.

Sugeng menuntut uang tali asihnya 1 x gaji pokok Rp.1.500.000,- dikalikan 7 tahun masa kerjanya = Rp.10.500.000,-.

Kebijakan tampa supir langsir itu disampaikan Wakil Kepala Operasional (Sementara) PO Agra Mas Wonogiri Sumadi alias Gendut, pada Kamis (18/10/18) lalu.

Menanggapi hal itu, Gendut menyatakan, bahwa pihaknya tidak pernah memberhentikan karyawan supir langsir. Tetapi dia hanya menjalankan program baru dari perusahaan, yaitu tidak ada supir langsir. Sehingga semua supir harus mau jalan dari dan menuju ke Jakarta. “Lebih dari itu, saya tidak kapaitas untuk menjelaskan,” kata Gendut. (baguss)