Datang Modal Pulpen Pulang Bawa Kunci Rumah

0 487

INFOWONOGIRI.COM-SELOGIRI-Pimpinan PT Puri Angkasa Pratama, Sunaryo menawarkan pembelian rumah tampa uang muka bagi anggota TNI, Polri dan ASN di Kabupaten Wonogiri.

Itu disampaikan Sunaryo di hadapan Kapolda Jateng, Bupati Wonogiri, Kapolres dan Dandim dan para tamu undangan, pada acara tasyakuran atas dimulainya pembangunan perumahan “Praja Kartika Bhayangkara Wonogiri”, Selasa (16/10/18) di Kaliancar Selogiri.

Sunaryo memahami, bagi kebanyakan aparatur pemerintah sering terkendala uang muka, ketika membeli rumah. ” Ini bebas uang muka. Itu berkat nego Kapolres,” kata Sunaryo.

Sunaryo menceritakan ketika sambutan pembangunan perumahan di tempat lain, ia selalu memutarkan vidio penggusuran rumah dinas Polri atau TNI oleh senior ketika pindah tugas. Tapi kali ini tidak dilakukan.

Soal nama perumahan, tidak datang dari langit. Berproes. Awalnya bernama Permata Kaliancar. Karena untuk anggota Polri, menjadi Bhayangkara Residen. Berubah lagi menjadi Kartika Bhayangkari, karena untuk TNI juga. Lalu berubah lagi karena untuk ASN. Akhirnya menjadi Praja Kartika Bhayangkara.

Nama itu ternyata satu-satunya di Indonesia. Itu hasil jawaban survey mbah google. “Ini pertama di Indonesia, hasil survey mbah Google,” katanya. Perumahan dibangun dan dikembangkan PT Puri Angkasa Pratama. Ada 170 unit, perunit luas 72 m. Terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur dan carpot.

“Sebentar lagi akan berderet mobil, saya sediakan ruko, lapangan sepak bola kerjasama dengan desa, juga ada bonus rumah masa depan. Desa Kaliancar kaya, banyak tanah, tapi belum ada jalan. Kita siapkan jalan untuk rumah masa depan,” bebernya.

Untuk harga tahun ini Rp. 30 juta. Itu murah. Apalagi ada subsidi Rp.4 juta dari pemerintah. Tahun depan Rp. 140 juta. Jika tidak ambil sekarang, akan habis. Mumpung maih ada promo. Disarankan anggota segera membelinya.

Sunaryo mengaku sudah pengalaman 10 tahun husus mengerjakan perumahan subsidi. Dia mengaku tidak mengambil untung banyak. Misi membangun rumah untuk ibadah. Tidak hanya cari untung. Tetapi cari barokah. Karena saking banyaknya mengerjakan proyek subsidi, Sunaryo dijuluki Raja Rumah Subsidi.

Dia mengingatkan, khusus anggota TNI dan Polri pangkat Pamen dan Pati tidak boleh ambil rumah subsidi. Bagi anggota yang memiliki tabungan di Koperasi hanya dikenai bunga 6%. Untuk PNS, karena Bapertaru dilikuidasi maka tidak bisa memberikan bantuan. Namun jangan khawatir, Bapertaru kini menadi Tapera. Bantuan subaidinya lebih besar dan juga tampa DP. “Intinya datang bawa pulpen, pulang bawa kunci rumah,” kata Sunaryo.

Kapoldapun terkesima prosi Sunaryp. Sampai sampai Kapolda meminta menadi motivator Polri TNI dan ASN agar mau membeli rumah. Dan, mengajak keliling ke Polres Jajaran dan Kampus SPN.
Menurut Kapolda, dulu, dia mendapatkan pesan dari neneknya. Ketika punya uang belilah barang buatan Allah, yaitu tanah atau rumah. Karena harganya pasti selalu naik. Bukan membeli kendaraan. Karena itu buatan manusia, dan pastinya maka harganya cepat turun. (baguss)

error: Content is protected !!