Siswi SMAN Berhasil Selamatkan Diri Dari Penculikan

0 481

INFOWONOGIRI.COM-PURWANTORO-Seorang perempuan siswi SMAN ternama di Kecamatan Purwantoro berhasil menyelamatkan diri dari aksi penculikan. Padahal korban telah disekap dalam mobil mewah yang berpenumpang komplotan lelaki.

Siswi tersebut berinisial FNP (16Th) alamat Desa Talesan Kecamatan Purwantoro. Kini siswi kelas XII itu masih mengalami trauma.

Dalam rangka penyelidikan, kasus tersebut ditangani husus Polres Wonogiri. Polres berharap bisa mengungkap bisa mengungkap modus kasus ini.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede SIK MIK melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto SH menjelaskan, diketahuinya kasus itu berkat adanya laporan dari korban dan keluarganya di Mapolsek Purwantoro. Laporan diterima Polisi Senin (3/9) kemarin pukul 20.59 Wib.

saksi korban diperiksa polisi

Pelapor didampingi saksi Jrs (49Th) menceritakan, peristiwa itu dialami korban ketika pulang sekolah pada Senin (3/8) sekira pukul 16.00 Wib mampir di Warnet Global di Purwantoro. Saat itu dia bersama seorang temannya, berinisial KTM.

Sampai di Warnet, teman korban pulang duluan. Korban menyusul. Namun korban tidak langsung pulang. Ia terlebih dahulu mampir ke halte sekitar terminal bus. Dengan maksud menunggu jemputan keluarganya.

Saat itulah awal malapetaka mengancam keselamatanya. FNP didatangi seorang lelaki. Lelaki itu turun dari mobil. Lelaki itu berpura-pura bertanya. Teman lelaki lain tampak berada dalam mobil. Lalu turut berkomunikasi dengan korban.

Selanjutnya korban diajak masuk ke dalam mobil yang diperkirakan mobil sejenis Toyota Fortuner warna putih. Namun tidak diketahui nopolnya. Korban naik lalu mobil melaju ke arah barat.

Sampai di Kecamatan Ngadirojo, mobil tersebut berhenti dan kedua laki-laki di dalam mobil keluar. Kemukan korban sendirian di dalam mobil dan pintu tidak terkunci. Selanjutnya korban keluar mobil dalam keadaan bingung. Korban bertemu Ny Tukiyo (48th)- alamat di Ngadirojo. Selanjutnya pukul 17.40 wib Ny Tukiyo menghubungi anggota Koramil Purwantoro. Kemudian korban diserahkan dan didampingi saat laporan di Mapolsek Purwantoro.

“Kerugian materiil nihil, tapi korban trauma. Kemungkinan karena terkena gendam atau hipnotis,” kata Hariyanto. (baguss)